Cuaca Pantai Tak Menentu, Basarnas Minta Warga Pantau BMKG

  • 06 Okt 2026 12:45 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Masyarakat dan wisatawan di kawasan pesisir Buleleng diminta tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca visual tetapi wajib memantau informasi resmi dari BMKG sebelum beraktivitas.
  • Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Donny Indrawan menekankan pentingnya menggunakan informasi BMKG sebagai panduan untuk menentukan kegiatan dan perjalanan wisata.
  • Pemantauan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu merupakan langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko kecelakaan di area pesisir Buleleng.

RRI.CO.ID, Singaraja - Masyarakat yang hendak beraktivitas di kawasan pesisir Buleleng, Bali, diminta tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca yang terlihat secara langsung. Perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu perlu menjadi perhatian, terutama bagi warga maupun wisatawan yang melakukan kegiatan di pantai. Pemantauan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dinilai penting sebelum memutuskan beraktivitas di kawasan pesisir.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengingatkan masyarakat agar menjadikan informasi BMKG sebagai salah satu panduan dalam menentukan kegiatan. Menurutnya, informasi tersebut dapat membantu masyarakat memahami kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas wisata. Langkah sederhana ini diharapkan dapat mengurangi risiko di kawasan pesisir.

Donny mengatakan perubahan cuaca menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi karena masyarakat tidak selalu dapat memperkirakan kondisi yang akan terjadi hanya dengan melihat keadaan saat itu. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memantau perkembangan cuaca melalui sumber informasi resmi. Terlebih bagi masyarakat yang akan melakukan kegiatan di wilayah pantai yang memiliki potensi risiko lebih tinggi ketika kondisi cuaca berubah.

"Masyarakat agar tidak pernah memaksakan kegiatan di pesisir pantai untuk menjaga keselamatan. Perubahan cuaca ini kita tidak tahu, dan silakan nanti kalau bisa aplikasi BMKG dimonitor sebagai panduan dalam berkehidupan wisata atau dalam kegiatan lain-lain, khususnya di pesisir pantai," ujar Donny pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Ia menekankan, penggunaan informasi BMKG bukan berarti masyarakat harus menghindari seluruh aktivitas di pantai, melainkan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan diri sebelum berkegiatan. Informasi cuaca dapat digunakan untuk mempertimbangkan apakah kegiatan aman dilakukan atau perlu ditunda. Dengan demikian, keputusan untuk melanjutkan aktivitas tidak hanya berdasarkan kondisi pantai saat keberangkatan.

Selain memantau informasi cuaca, masyarakat juga diminta mengenali lingkungan tempat kegiatan. Kondisi di sekitar pantai perlu diperhatikan, termasuk potensi bahaya dan ketersediaan sarana keselamatan. Menurut Donny, pemahaman terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan setiap orang yang melakukan aktivitas di kawasan pesisir.

"Kenalilah lingkungan di mana pun kegiatan akan dilaksanakan, kenali lingkungan untuk keselamatan masing-masing. Demikian dari kami sebagai imbauan kepada masyarakat, terima kasih untuk kesadarannya agar keselamatan lebih dipertahankan dan ditingkatkan," katanya.

Donny berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika merencanakan aktivitas di kawasan pantai. Masyarakat juga diharapkan tidak memaksakan diri apabila informasi cuaca menunjukkan kondisi yang berpotensi membahayakan. Keselamatan, menurutnya, perlu menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan kegiatan di wilayah pesisir.

Pemantauan informasi BMKG juga menjadi langkah antisipasi yang dapat dilakukan dengan mudah oleh masyarakat. Dengan mengetahui perkembangan cuaca sebelum beraktivitas, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyesuaikan rencana atau menunda kegiatan apabila kondisi tidak mendukung. Upaya pencegahan tersebut diharapkan dapat meminimalkan kejadian yang membahayakan keselamatan warga maupun wisatawan di kawasan pesisir Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....