Bijak Bermedia Sosial, Jangan Asal Menghakimi
- 02 Okt 2026 08:08 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Masyarakat diingatkan untuk tidak terburu-buru menghakimi seseorang hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Fenomena ikut-ikutan memberikan komentar tanpa memahami fakta secara utuh dinilai perlu menjadi bahan refleksi bersama. Pesan tersebut disampaikan Dosen Institut Mpu Kuturan (IMK), Ayu Vero Somawati.
Ayu mengatakan, salah satu fenomena yang sering terjadi di media sosial adalah kecenderungan masyarakat mengikuti apa yang dilakukan banyak orang. Ketika sebuah persoalan ramai dibicarakan, seseorang dapat terdorong ikut memberikan komentar meskipun belum mengetahui fakta dan konteks persoalan secara menyeluruh.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat seseorang mengambil kesimpulan terlalu cepat. Apalagi, informasi yang beredar di media sosial terkadang hanya menampilkan potongan dari sebuah kejadian.
Ayu mencontohkan fenomena yang diangkat dalam film Budi Pekerti, ketika sebuah kejadian direkam dan kemudian beredar dengan konteks yang berbeda. Informasi yang telah dibingkai sedemikian rupa kemudian memicu komentar dan serangan di media sosial terhadap seseorang, bahkan berdampak pada kehidupan keluarganya.
| Baca juga: Perempuan Punya Peran Ganda dalam Keluarga |
Karena itu, masyarakat diajak untuk tidak langsung ikut memberikan penilaian ketika menemukan sebuah persoalan yang sedang viral. Informasi perlu dicerna dan diperiksa terlebih dahulu sebelum dibagikan maupun dikomentari.
"Penting untuk saring sebelum sharing, tapalagi sekarang juga berkembang teknologi kecerdasan buatan atau AI. Konten berupa gambar maupun video kini dapat dibuat sedemikian rupa sehingga tidak selalu mudah dibedakan dari informasi yang sebenarnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....