Kebebasan Perlu Diimbangi Tanggung Jawab
- 02 Okt 2026 08:12 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kebebasan di era digital semakin luas seiring pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Setiap orang kini dapat menyampaikan pendapat, berekspresi, serta berinteraksi dengan banyak orang hanya melalui satu sentuhan. Namun, kebebasan tersebut tidak berarti seseorang dapat melakukan apa saja tanpa mempertimbangkan dampaknya. Hal itu disampaikan Dosen Institut Mpu Kuturan (IMK), Ayu Vero Somawati, dalam dialog Religi Pagi Pro 1 RRI Singaraja, Jumat, 2 Oktober 2026.
Ayu menjelaskan, kebebasan selalu memiliki konsekuensi sehingga harus berjalan bersama tanggung jawab. Menurutnya, batasan tidak selalu menjadi penghalang kebebasan, tetapi justru membantu seseorang menggunakan kebebasannya secara bertanggung jawab.
“Bebas bukan berarti tanpa batas, manusia memiliki kemampuan berpikir dan mempertimbangkan baik serta buruk sebelum menentukan pilihan," ucapnya.
Dalam perspektif Hindu, kemampuan tersebut berkaitan dengan wiweka, yakni kemampuan untuk memilah dan mempertimbangkan tindakan. Kebebasan juga perlu ditempatkan dalam hubungan dengan hak dan keselamatan orang lain.
Ia mencontohkan kebebasan dalam berkendara. Seseorang memang bebas menentukan arah perjalanan, tetapi kebebasan itu tidak berarti bebas melanggar aturan lalu lintas atau membahayakan pengguna jalan lainnya.
Prinsip serupa juga berlaku dalam kehidupan sosial, termasuk di ruang digital. Kebebasan berbicara tetap perlu memperhatikan dampak terhadap orang lain. Ia mengaitkannya dengan prinsip ahimsa, yaitu tidak menyakiti.
| Baca juga: Orang Tua Perlu Jadi Sahabat Anak |
"Jangan lakukan sesuatu yang tidak ingin orang lain lakukan pada kita," ujarnya berpesan.
Ruang media sosial memang memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk berekspresi. Namun, kebebasan tersebut harus digunakan dengan kesadaran bahwa setiap perkataan dan tindakan dapat memberikan dampak kepada orang lain.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan etika dan tanggung jawab sebagai bagian dari penggunaan kebebasan, terutama ketika berinteraksi di ruang digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....