24 Petugas Damkar Buleleng Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif
- 30 Sep 2026 13:42 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Sebanyak 24 petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng menjalani tes urine yang diselenggarakan BNNK Buleleng pada Rabu 30 September 2026.
- Pemeriksaan melibatkan seluruh jajaran dinas mulai dari kepala dinas, pejabat struktural, hingga petugas lapangan yang menjalankan tugas pelayanan dan penanganan kebakaran.
- Tes urine merupakan bagian dari program deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan instansi pemerintah dan dilaksanakan oleh Tim Rehabilitasi BNNK Buleleng.
RRI.CO.ID, Singaraja - Sebanyak 24 petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng menjalani tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng, Rabu 30 September 2026. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan instansi pemerintah.
Tes urine dilaksanakan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng dan dilakukan oleh Tim Rehabilitasi BNNK Buleleng. Pemeriksaan menyasar jajaran dinas, mulai dari kepala dinas, pejabat struktural hingga petugas lapangan yang sehari-hari menjalankan tugas pelayanan dan penanganan kebakaran.
Katim Rehabilitasi BNNK Buleleng, Ni Luh Sri Ekarin, S.Kep., Ns., memimpin langsung pelaksanaan pemeriksaan bersama anggota BNNK Buleleng. Sebanyak 24 sampel urine dikumpulkan untuk kemudian diperiksa terhadap zat narkotika yang menjadi parameter dalam tes tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif. Artinya, dari 24 petugas yang menjalani pemeriksaan pada kegiatan tersebut, tidak ditemukan indikasi penggunaan zat narkotika berdasarkan parameter yang diperiksa dalam tes urine.
Pemeriksaan tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan pengujian, tetapi juga bagian dari langkah pencegahan di lingkungan kerja. Tes urine menjadi salah satu bentuk deteksi dini sekaligus upaya memperkuat kesadaran aparatur mengenai risiko penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Melalui pemeriksaan secara berkala dan sinergi antarinstansi, upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika dapat terus diperkuat.
BNNK Buleleng mendorong instansi pemerintah maupun komponen masyarakat lainnya untuk turut mengambil bagian dalam upaya P4GN. Hasil negatif seluruh sampel dalam pemeriksaan kali ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk menjaga lingkungan kerja tetap aman, sehat dan produktif.
Ke depan, kegiatan deteksi dini semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi antara BNNK Buleleng dan berbagai instansi di Kabupaten Buleleng menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....