1.048 Calon Prajurit Ikuti Dikmata Infanteri TNI Angkatan Darat

  • 29 Sep 2026 10:00 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Buleleng, Bali, pada Selasa, 29 September 2026.
  • Pendidikan ini diikuti oleh 1.048 calon tamtama yang telah melewati seluruh rangkaian seleksi dan merupakan tahap awal pembentukan prajurit sebelum menjalankan tugas di lingkungan TNI Angkatan Darat.
  • Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melalui Komandan Rindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar menyampaikan apresiasi kepada para calon prajurit yang telah melewati seluruh rangkaian seleksi.

RRI.CO.ID, Singaraja - Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Buleleng, Bali, Selasa, 29 September 2026. Pendidikan ini diikuti 1.048 calon tamtama dan menjadi tahap awal pembentukan prajurit sebelum menjalankan tugas di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Komandan Rindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar membacakan amanat Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan apresiasi kepada para calon prajurit yang telah melewati seluruh rangkaian seleksi hingga memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan Tamtama Infanteri TNI AD.

Ia menegaskan pendidikan yang dijalani para calon prajurit tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan militer. Pendidikan juga menjadi tahapan awal dalam membentuk karakter dan jati diri sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

“Di tempat inilah kalian akan ditempa melalui berbagai kegiatan pembinaan fisik, mental, disiplin, pengetahuan, serta keterampilan dasar keprajuritan,” kata Anwar.

Calon prajurit juga diminta mengikuti seluruh materi pendidikan dengan sungguh-sungguh dan tidak menganggap ringan setiap tahapan latihan. Khusus kecabangan infanteri, mereka dituntut memiliki ketahanan fisik dan mental, kedisiplinan tinggi, serta daya juang yang kuat.

Selain itu, para peserta diingatkan untuk memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan dalam menjalankan tugas. Mereka juga diminta menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi TNI Angkatan Darat selama mengikuti pendidikan.

“Jalani setiap proses pendidikan dengan penuh keikhlasan, keberanian, dan ketekunan. Jadikan setiap kesulitan sebagai sarana untuk menguatkan diri dan setiap keberhasilan sebagai motivasi untuk terus menjadi lebih baik,” ucap Anwar.

Ia berpesan agar para calon prajurit dapat menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh karena menjadi prajurit merupakan pilihan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Dikmata ini diharapkan mampu membentuk prajurit yang memiliki kualitas, integritas, disiplin, dan karakter yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....