Terkena Benturan Ban Meletus, Sopir Truk Meninggal Dunia
- 22 Sep 2026 08:59 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Seorang pengemudi truk bernama SN (41) asal Desa Golong, Lombok Barat, tewas seketika akibat ledakan ban truk di Rest Area Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu, 20 September 2026 malam.
- Korban tewas setelah kepalanya membentur sasis kendaraan akibat ledakan keras dari ban depan sebelah kanan truk yang sedang membawa muatan makanan ringan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Denpasar.
- Insiden bermula saat pengemudi dan kernetnya (SH, 30 tahun) mendengarkan bunyi ketukan janggal dari arah roda depan sebelah kanan di kawasan Jembatan Pulukan sekitar pukul 19.00 Wita.
RRI.CO.ID, Negara - Seorang pengemudi truk asal Desa Golong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), tewas seketika di area parkir Rest Area Pekutatan, Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. SN (41) meregang nyawa usai terkena ledakan keras dari ban truknya sendiri hingga kepalanya membentur sasis kendaraan, Minggu, 20 September 2026 malam.
Insiden nahas ini bermula saat korban bersama kernetnya, SH (30), tengah mengemudikan truk bermuatan makanan ringan dari arah Pelabuhan Gilimanuk menuju Denpasar. Memasuki kawasan Jembatan Pulukan sekitar pukul 19.00 Wita, perjalanan mereka terganggu oleh bunyi ketukan janggal dari arah roda depan sebelah kanan.
Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan di jalan, SN memilih menepi ke area parkir Rest Area Pekutatan. Sang kernet, SH, berinisiatif turun lebih awal untuk memastikan kondisi di bawah kabin truk. Namun, setelah masuk ke kolong dan mengecek area dekat roda, ia tidak mendapati adanya kerusakan fisik.
Merasa belum puas dengan pengecekan tersebut, giliran SN yang turun tangan. Pria berusia 41 tahun itu merunduk masuk ke bawah truk untuk mencari tahu secara pasti sumber bunyi misterius itu. Nahas, saat ia berada tepat di jarak yang sangat dekat, ban depan truk tersebut tiba-tiba meledak dengan suara memekakkan telinga.
Terkejut dengan dentuman keras, SH bergegas memeriksa kondisi rekannya. Ia mendapati SN telah terkapar bersimbah darah dan tidak sadarkan diri akibat benturan fatal dengan sasis kendaraan. Dalam kondisi panik, SH berteriak meminta tolong kepada warga sekitar dan tukang pres ban di lokasi untuk segera memanggil ambulans serta melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
Mengonfirmasi peristiwa tragis tersebut, Kepala Polsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw, Senin, 21 September 2026 mengatakan pihaknya menerima laporan warga pada pukul 19.15 Wita dan timnya langsung dikerahkan menuju tempat kejadian perkara (TKP).
"Memang benar telah terjadi peristiwa jatuhnya korban jiwa akibat ledakan ban truk yang memicu benturan keras pada sasis. Begitu mendapat laporan, personel kami langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan awal dan upaya pertolongan," ujar Benyamin.
Pihak Polsek Pekutatan langsung mengevakuasi korban dengan berkoordinasi bersama petugas medis dari Puskesmas I Pekutatan. "Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Jembrana juga telah kami hubungi untuk melakukan olah TKP. Saat ini, kami tengah mengumpulkan keterangan dari pelapor maupun saksi-saksi di lapangan guna proses penyelidikan lebih lanjut," ucap Benyamin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....