Tiga HPR Divaksin Darurat usai Kasus Gigitan Anak Anjing di Jembrana

  • 19 Sep 2026 05:18 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Tim Medik Veteriner Kecamatan Negara melakukan vaksinasi rabies darurat di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali pada Jumat, 18 September 2026.
  • Vaksinasi dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan kasus gigitan anak anjing berusia sekitar empat bulan yang menggigit tiga anggota keluarga di wilayah tersebut.
  • Vaksinasi menargetkan hewan penular rabies (HPR) yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah penyebaran penyakit rabies.

RRI.CO.ID, Negara – Tim Medik Veteriner Kecamatan Negara melakukan vaksinasi rabies secara darurat di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Jumat, 18 September 2026. Vaksinasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut setelah adanya laporan kasus gigitan anak anjing berusia sekitar empat bulan yang menggigit tiga anggota keluarga di wilayah tersebut.

Koordinator Tim Medik Veteriner Kecamatan Negara, Ni Nyoman Citra Susilawati, mengatakan vaksinasi menyasar hewan penular rabies (HPR) yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Vaksinasi di lokasi ini sebagai tindak lanjut dari laporan kasus kemarin,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat, 18 September 2026.

Menurut Citra, sebanyak tiga ekor HPR berhasil mendapatkan vaksinasi. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang relatif sepi dari permukiman.

Sementara terkait penanganan lebih lanjut atas kasus gigitan tersebut, Tim Medik Veteriner masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel otak anak anjing yang sebelumnya telah diambil. Sampel tersebut diperiksa di Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar untuk memastikan status rabies pada hewan yang dilaporkan menggigit tiga orang dalam satu keluarga.

Citra mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium akan menjadi dasar untuk menentukan langkah berikutnya di lapangan. “Jika misalnya nanti hasil sampel otaknya positif, kita akan melakukan vaksinasi lagi di sekitar kawasan temuan kasus tersebut,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....