Dharma Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi Keluarga

  • 17 Sep 2026 07:32 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Ketahanan ekonomi keluarga tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghasilan maupun jumlah harta yang dimiliki. Kemampuan memperoleh dan mengelola uang secara bijak menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Luh Sri Drupadi, dalam dialog Religi Pagi Pro 1 RRI Singaraja, Kamis 17 September 2026.

Luh Sri Drupadi menjelaskan, ketahanan ekonomi bukan sekadar persoalan memiliki banyak tabungan atau deposito. Lebih dari itu, ketahanan ekonomi berkaitan dengan bagaimana seseorang mendapatkan uang, menggunakannya secara bijak, serta mengatur keuangan agar tidak diperbudak oleh uang.

Ia menekankan bahwa upaya memperoleh harta atau artha harus berlandaskan Dharma. Artinya, penghasilan diperoleh melalui cara yang baik, jujur dan tidak merugikan orang lain. Prinsip tersebut sejalan dengan Catur Purusa Artha yang terdiri atas Dharma, Artha, Kama dan Moksa.

"Dharma menjadi landasan dalam mencari penghidupan, sementara Artha yang diperoleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup secara bijaksana." ucapnya.

Luh Sri Drupadi juga mengingatkan masyarakat agar mampu mengendalikan keinginan. Di tengah kehidupan yang serba cepat dan pengaruh media sosial, seseorang dapat dengan mudah terdorong mengikuti gaya hidup orang lain.

Karena itu, kebutuhan perlu dibedakan dari keinginan. Kebutuhan seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas, sementara keinginan dipenuhi sesuai kemampuan.

“Jadi kaya itu bukan hanya banyak harta, tetapi mampu mengelola harta kita dengan Dharma,” ujarnya mengakhiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....