Sutjidra Pantau Revitalisasi 21 SD Buleleng, Kejar Mutu dan Target
- 08 Sep 2026 20:38 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja: Pemerintah Kabupaten Buleleng mempercepat peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun 2026. Sebanyak 21 SD mendapat perbaikan sarana dan prasarana dengan total anggaran lebih dari Rp21,18 miliar.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meninjau langsung progres pekerjaan di SDN 1 Kalianget dan SDN 2 Ringdikit, Selasa, 8 September 2026. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sekaligus menjaga kualitas hasil pekerjaan.
Sutjidra mengatakan pemantauan lapangan menjadi bagian penting agar revitalisasi tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan ruang belajar yang layak bagi siswa. Menurutnya, seluruh pekerjaan harus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Jadi hari ini kita mengunjungi beberapa sekolah yang mendapatkan revitalisasi untuk memantau perkembangan progresnya. Mudah-mudahan semua berjalan sesuai dengan harapan kita, sesuai jadwal, dan juga dari kualitas bangunannya,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh proyek revitalisasi tahun ini dikerjakan melalui pola swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja. Meski demikian, setiap tahapan tetap wajib didukung perencanaan dan pengawasan yang ketat.
“Semua revitalisasi sekolah ini dilakukan secara swakelola, tetapi tetap ada perencanaan dan pengawasannya. Ini yang perlu menjadi perhatian kepala sekolah karena tanggung jawab jalannya revitalisasi ada di kepala sekolah,” katanya.
Di SDN 1 Kalianget, pekerjaan telah memasuki minggu ke-11 dengan progres fisik mencapai 65 persen dan progres keuangan 70 persen. Sekolah tersebut memperoleh anggaran sekitar Rp881 juta untuk rehabilitasi lima ruang kelas serta pembangunan satu paket toilet.
Sutjidra menilai perkembangan pembangunan di SDN 1 Kalianget berjalan baik, termasuk desain plafon yang dibuat lebih tinggi untuk memperbaiki sirkulasi udara di ruang kelas. Kondisi itu diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi peserta didik.
“Di Kalianget ini progresnya sudah bagus. Plafonnya dibuat lebih tinggi sehingga sirkulasi udara jauh lebih baik. Kalau sirkulasi udaranya bagus, anak-anak lebih sehat untuk belajar di dalam kelas,” ucapnya.
Sementara itu, SDN 2 Ringdikit baru memasuki minggu ke-3 dengan progres fisik 5 persen dan progres keuangan 70 persen. Revitalisasi di sekolah ini mencakup enam ruang kelas, ruang administrasi, perpustakaan, toilet, penataan lingkungan sekolah, dengan nilai anggaran lebih dari Rp1,3 miliar.
Menutup peninjauannya, Sutjidra meminta seluruh pihak menjaga disiplin waktu pelaksanaan agar proyek tidak melewati target yang telah ditentukan. Ia berharap Program Revitalisasi 2026 mampu menghadirkan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar di seluruh Buleleng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....