77 Kantong Darah Terkumpul, Golongan O Mendominasi

  • 07 Sep 2026 12:11 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Sebanyak 77 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan donor darah serangkaian Hari Radio ke-81 dan RRI Fest pada Senin, 7 September 2026. Dari jumlah tersebut, pendonor didominasi laki-laki sebanyak 60 orang, sementara perempuan sebanyak 17 orang, dengan golongan darah O menjadi yang terbanyak mencapai 40 kantong.

Dokter PMI Kabupaten Buleleng, dr. Nyoman Intan Permatahati Wiguna, mengatakan setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti penting karena stok darah di Buleleng harus menopang kebutuhan seluruh rumah sakit di kabupaten tersebut. Donor darah dari masyarakat dinilai membantu menjaga ketersediaan stok, terutama ketika kebutuhan transfusi meningkat.

“Saat ini bank darah di Buleleng hanya di Buleleng, kita menyuplai seluruh rumah sakit. Dengan adanya kegiatan ini sangat membantu stok ketersediaan darah,” katanya.

Ia menjelaskan, distribusi darah tidak hanya diperuntukkan bagi satu fasilitas kesehatan. Stok yang tersedia harus mencukupi kebutuhan rumah sakit di berbagai wilayah Buleleng. Karena itu, tambahan puluhan kantong dari kegiatan donor menjadi bagian penting dalam menjaga cadangan darah agar tetap tersedia bagi pasien yang membutuhkan.

Intan menyebut, kondisi stok darah di Buleleng pada Agustus hingga September relatif aman. Kondisi tersebut turut ditopang oleh banyaknya kegiatan donor darah yang digelar sehingga pasokan darah terus bertambah. Meski demikian, keberadaan stok yang aman tetap membutuhkan donor secara berkelanjutan agar tidak terjadi kekosongan ketika kebutuhan meningkat.

“Saat ini dari bulan Agustus hingga September stok darah aman karena banyak kegiatan donor darah,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pendonor, Rista, mengatakan keikutsertaannya dalam donor darah dilandasi keinginan untuk membantu sesama. Selain memberikan manfaat sosial, ia menilai donor darah juga memberikan manfaat bagi pendonor selama dilakukan sesuai dengan kondisi dan persyaratan kesehatan.

“Donor darah ini selain bisa membantu sesama, juga memberikan manfaat yang baik untuk tubuh,” katanya.

Puluhan kantong darah yang terkumpul tersebut menunjukkan kebutuhan darah tidak bisa hanya mengandalkan ketersediaan di bank darah. Partisipasi masyarakat tetap menjadi penopang utama agar pasien di rumah sakit Buleleng tidak menghadapi persoalan ketersediaan darah saat membutuhkan transfusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....