Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Pengemudi Pick Up Meninggal Dunia
- 06 Sep 2026 22:22 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 108-109, Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Sabtu, 5 September 2026 sekitar pukul 13.00 WITA. Insiden tersebut melibatkan kendaraan pick up dan truk tractor head.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta, mengatakan kecelakaan melibatkan Isuzu Pick Up bernomor polisi P 8273 VQ dengan Truck Tractor Head Mercedes Benz bernomor polisi S 8395 UP.
Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi Isuzu Pick Up berinisial HB (37), warga Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami sejumlah luka serius. Korban mengalami luka pada bagian wajah, tangan kanan, dan kaki kanan.
Setelah kejadian, HB langsung dievakuasi ke Puskesmas I Melaya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, kondisi korban tidak tertolong hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Sementara itu, pengemudi Mercedes Benz, berinisial S (48), asal Jombang, Jawa Timur, dilaporkan tidak mengalami luka. Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp23 juta.
Berdasarkan hasil penanganan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika Isuzu Pick Up bergerak dari arah timur menuju barat. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga bergerak ke sisi kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju Truck Tractor Head Mercedes Benz dari arah barat menuju timur. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari. Benturan terjadi pada jalur sebelah kanan dari arah timur. Petugas Satlantas Polres Jembrana kemudian melakukan penanganan di lokasi, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta sejumlah data untuk mendukung proses penyelidikan.
AKP I Wayan Sugianta mengingatkan pengguna jalan yang melintas di jalur Denpasar-Gilimanuk untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, kondisi jalan dengan arus kendaraan yang cukup padat membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian dari setiap pengendara.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap berkonsentrasi, berhati-hati dan memastikan kendaraan berada pada jalurnya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” tegasnya.
Ia juga meminta pengemudi tidak memaksakan diri berkendara apabila kondisi fisik sedang tidak prima. Selain itu, pengendara diingatkan untuk selalu mematuhi rambu-rambu dan ketentuan lalu lintas.
“Jangan terburu-buru saat berkendara. Jaga jarak aman, kendalikan kecepatan dan pastikan setiap manuver dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar,” imbuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....