KMP Perkasa Prima 5 Mati Mesin di Selat Bali, 19 Penumpang Dievakuasi

  • 30 Agt 2026 19:13 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - KMP Perkasa Prima 5 mengalami gangguan mesin saat berlayar di Selat Bali, Sabtu 29 Agustus 2026 sore. Kapal tujuan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, itu sempat terbawa arus hingga bergeser ke arah selatan dan berada di sekitar perairan belakang UPPKB Cekik, Kelurahan Gilimanuk.

Kapal yang dinakhodai Dadang Priantoni tersebut sebelumnya bertolak dari Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 15.50 Wita. Sekitar 30 menit kemudian, ketika berada di tengah perairan, mesin induk sebelah kiri mengalami gangguan.

Kondisi itu menyebabkan kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran sebagaimana mestinya. Arus laut kemudian membawa KMP Perkasa Prima 5 ke arah selatan.

Data manifest mencatat terdapat 19 penumpang kendaraan di atas kapal. Selain itu, kapal membawa muatan kendaraan logistik berupa lima unit pikap, tiga truk sedang, tujuh truk besar, dan empat unit tronton.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan keselamatan penumpang menjadi prioritas setelah kapal mengalami gangguan mesin.

"Mesin induk sebelah kiri mengalami gangguan saat kapal berada di perairan Selat Bali. Karena kondisi tersebut, seluruh penumpang kemudian kami evakuasi menuju Ketapang," kata Murdiasa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas SAR gabungan langsung bergerak melakukan penanganan. Sekitar pukul 17.30 Wita, KMP Trimajaya 9 dikerahkan untuk membantu menarik KMP Perkasa Prima 5 ke Pelabuhan Ketapang.

Upaya penarikan sempat terkendala setelah tali penggandeng kedua kapal terputus sekitar pukul 17.50 Wita. Petugas selanjutnya mengutamakan evakuasi terhadap seluruh penumpang.

"Ketika proses towing berlangsung, tali penghubung kapal sempat terputus. Kami kemudian memindahkan penumpang terlebih dahulu untuk memastikan semuanya dalam kondisi aman," ujarnya.

Sebanyak 19 penumpang berhasil dievakuasi menggunakan KMP Trimajaya 9. Mereka tiba di Dermaga Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 18.10 Wita dan seluruhnya dilaporkan selamat. Setelah proses evakuasi selesai, petugas kembali melanjutkan upaya penggandengan. Sekitar pukul 19.30 Wita, KMP Trimajaya 9 kembali melakukan penarikan terhadap KMP Perkasa Prima 5.

Menurut informasi terakhir yang diterima pihak kepolisian, KMP Perkasa Prima 5 telah berhasil sandar di Pelabuhan Ketapang. Proses pembongkaran kendaraan yang menjadi muatan kapal juga mulai dilakukan.

"Informasi terakhir yang kami terima, kapal sudah berhasil sandar di Ketapang. Kendaraan yang diangkut juga mulai diturunkan dari kapal," kata Murdiasa, Minggu 30 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....