Rumah Lansia di Berangbang Terbakar
- 28 Agt 2026 07:15 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Banjar Munduk Tumpeng Kaler, Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Kamis 27 Agustus 2026 siang. Satu unit bangunan rumah tempat tinggal milik warga bernama I Ketut Sorken (75) hangus dilalap si jago merah.
Mendapat laporan warga sekitar pukul 14.18 WITA, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jembrana langsung mengerahkan personel Regu I menuju lokasi.
Kepala Satpol PP Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susilo AP, mengatakan petugas tiba di lokasi dengan waktu tempuh sekitar 10 menit dan langsung mengisolasi pergerakan api.
"Regu Damkar bergerak cepat menuju titik lokasi setelah menerima informasi dari warga. Proses pemadaman hingga pendinginan memakan waktu sekitar satu setengah jam," kata I Ketut Eko Susilo saat memberikan keterangan resmi, Kamis 27 Agustus 2026 sore.
Eko Susilo menerangkan, kobaran api meratakan area bangunan seluas 20 meter persegi yang meliputi dua unit kamar tidur serta ruang tamu. Berbagai harta benda pemilik rumah tak sempat diselamatkan dari amukan api.
"Sejumlah barang habis terbakar, mulai dari televisi, dua tempat tidur, dua lemari pakaian, hingga peralatan rumah tangga. Selain itu, uang tunai milik korban sebesar Rp50 juta yang disimpan di dalam rumah juga ikut terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta," ujarnya.
Hingga saat ini, titik awal penyulutan maupun penyebab utama kebakaran belum dapat dipastikan. Pemilik rumah yang berprofesi sebagai petani tersebut masih mengalami trauma mendalam pasca-kejadian.
"Penyebab kebakaran masih dalam penanganan dan belum diketahui pasti. Pemilik rumah belum bisa dimintai keterangan karena kondisi psikologisnya masih syok, sementara tetangga sekitar tidak melihat awal mula munculnya api," ucap Kasatpol PP Jembrana.
Operasi pemadaman tersebut mengerahkan tiga unit armada Damkar—meliputi armada tangki merah, Hino tembak, dan Altora—dengan menyemprotkan sebanyak 3.500 liter air ke titik api.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Pihak Satpol PP Jembrana mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....