Jegog Suar Agung Jembrana Tampil di Panggung Internasional

  • 25 Agt 2026 09:08 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Kesenian Jegog asal Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan eksistensinya di panggung internasional. Sekaa Jegog Suar Agung dari Sangkaragung tampil dalam ajang Jakarta Beat Society 2026 yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026.

Penampilan tersebut mempertemukan Jegog Suar Agung dengan sejumlah kelompok seni, musisi dan seniman dari berbagai negara di Asia. Kehadiran kesenian bambu khas Jembrana itu sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan musik tradisional Bali kepada penonton yang lebih luas.

Selama sekitar 30 menit, Jegog Suar Agung membawakan sejumlah karya dalam pertunjukan tersebut. Salah satunya Tabuh Damar Hyang karya maestro Jegog asal Jembrana, I Ketut Suwentra atau yang akrab dikenal sebagai Pekak Jegog.

Selain itu, penampilan juga diisi dengan karya Pemiketan Tresna, New Mebarung, serta Suar Agung Dewi karya I Gede Artha Oka Negara.

Ketua Sekaa Jegog Suar Agung, I Gede Artha Oka Negara, mengatakan persiapan dilakukan secara khusus sekitar dua pekan sebelum tampil. Latihan intensif dilakukan untuk memastikan seluruh materi pertunjukan dapat disajikan secara maksimal.

“Secara khusus kita latihan, kita fokus dan serius latihan untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya, Minggu, 23 Agustus 2026.

Menurut Oka Negara, keikutsertaan dalam Jakarta Beat Society menjadi kesempatan penting bagi Jegog Suar Agung untuk kembali memperluas kiprahnya. Kesenian berbahan bambu tersebut memiliki karakter suara dan permainan yang khas serta menjadi salah satu identitas budaya Kabupaten Jembrana.

Eksistensi Jegog Suar Agung di panggung internasional juga tidak terlepas dari upaya meneruskan warisan yang sebelumnya dirintis almarhum I Ketut Suwentra. Di bawah kepemimpinan Oka Negara, sekaa tersebut kembali aktif mengikuti berbagai kegiatan seni di tingkat nasional maupun internasional.

Sebelumnya, Jegog Suar Agung sempat mengalami kevakuman selama sekitar satu dekade setelah aktif tampil dalam sejumlah pertunjukan di luar negeri.

Kebangkitan kembali sekaa tersebut ditandai dengan penampilan di Jepang pada awal 2026. Setelah itu, Jegog Suar Agung kembali ambil bagian dalam sejumlah agenda seni, termasuk berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.

Keikutsertaan di Jakarta Beat Society 2026 mempertegas bahwa Jegog tidak hanya menjadi warisan budaya yang hidup di Jembrana, tetapi juga memiliki ruang untuk berkembang dan dikenal di tengah pergaulan seni musik tradisional dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....