Parade Budaya Jembrana Berlangsung Meriah, Polisi Kawal Ribuan Warga
- 25 Agt 2026 09:05 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute Parade Budaya Festival Semarak Jembrana 2026. Polres Jembrana mengerahkan ratusan personel untuk memastikan perhelatan budaya tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar, Minggu, 23 Agustus 2026.
Parade yang mengangkat tema “Taman Sari, Bhinneka Tunggal Ika” itu dimulai dari Puri Negara, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, sekitar pukul 15.40 WITA. Peserta kemudian bergerak menuju garis akhir di Tugu Adipura, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, dan berakhir sekitar pukul 19.45 WITA.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kota Negara ke-131, HUT ke-68 Provinsi Bali, serta HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Beragam atraksi budaya ditampilkan dalam parade, mulai dari Jegog, Kendang Mebarung, tari kolosal, pakaian adat Nusantara, marching band, sendratari hingga kesenian tradisional yang mewakili lima kecamatan di Kabupaten Jembrana.
Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K. turut menyaksikan kegiatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan undangan lainnya.
Sementara pengamanan di lapangan dipimpin Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H. Sebanyak 210 personel diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan terbuka maupun tertutup.
Menurut Kompol I Ketut Darta, pengamanan tidak hanya diarahkan untuk mencegah gangguan keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati pertunjukan budaya dengan nyaman.
“Kehadiran personel Polres Jembrana bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan memastikan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian parade budaya dengan aman, tertib dan nyaman. Kami mengedepankan pendekatan humanis serta pengaturan arus lalu lintas agar kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Kepadatan penonton terlihat di sejumlah titik sepanjang jalur parade, terutama di sekitar Panggung Kehormatan depan Pasar Umum Negara. Personel kepolisian ditempatkan pada titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas sekaligus menjaga keamanan peserta dan penonton.
Polres Jembrana juga ikut menjadi bagian dari parade dengan menampilkan sendratari bertajuk “Kesatria Bhayangkara”. Penampilan tersebut menggambarkan semangat pengabdian anggota Polri dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui seni dan budaya.
Wakapolres mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, peserta parade dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran acara.
“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga ketertiban. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, peserta parade dan masyarakat menjadi kunci sehingga kegiatan dapat berlangsung aman dan kondusif. Semangat kebersamaan seperti ini merupakan kekuatan Jembrana,” katanya.
Dengan pengamanan yang dilakukan secara terpadu, seluruh rangkaian Parade Budaya Festival Semarak Jembrana 2026 dapat berlangsung hingga selesai dalam suasana aman dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....