Tiga Kopi Desa Gobleg Tarik Antusias Pengunjung Pameran UMKM Bali

  • 23 Agt 2026 09:31 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Tiga produk kopi unggulan asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian pengunjung dalam pameran UMKM yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali. Produk tersebut menjadi sarana bagi Pemerintah Desa Gobleg untuk memperkenalkan potensi pertanian sekaligus produk olahan masyarakat desa kepada khalayak yang lebih luas. Antusiasme pengunjung terhadap produk kopi tersebut membuka peluang pengembangan pasar bagi UMKM lokal.

Perbekel Desa Gobleg, Made Separsa, mengatakan Pemerintah Desa Gobleg membawa tiga produk kopi unggulan dalam pameran tersebut. Ketiga produk itu disesuaikan dengan potensi dan karakter kopi yang dikembangkan masyarakat di wilayah Desa Gobleg. Selain memperkenalkan produk, keikutsertaan dalam pameran juga dimanfaatkan untuk mengenalkan potensi desa kepada pengunjung.

Tiga produk yang diperkenalkan tersebut antara lain Kopi Arabika Gobleg dengan label Pemerintah Desa Gobleg, Kopi Dewi Bali, serta BLEG Kopi Robusta. Masing-masing produk dikemas dengan identitas dan karakter tersendiri sebagai upaya membangun nilai tambah hasil pertanian kopi masyarakat setempat. Kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan potensi Desa Gobleg tidak hanya berada pada sektor perkebunan, tetapi juga pada pengembangan produk olahan bernilai ekonomi.

Kopi Arabika Gobleg dikemas dengan tampilan yang menonjolkan identitas Desa Gobleg melalui penggunaan lambang pemerintah desa pada kemasannya. Produk ini mengangkat kopi arabika dari kawasan pegunungan Bali Utara dengan karakter cita rasa yang dikembangkan dari kondisi alam dan iklim sejuk. Kemasan modern tersebut juga menjadi bagian dari inovasi untuk meningkatkan daya tarik produk kopi lokal tanpa meninggalkan identitas desa.

Produk lainnya, Kopi Dewi Bali, berasal dari Banjar Dinas Asah, Desa Gobleg, yang berada di kawasan dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Kopi ini diproduksi melalui Dewi Bali Plantation and Roastery dengan mengedepankan karakter arabika pegunungan, mulai dari aroma floral, keasaman yang lembut, hingga rasa yang seimbang. Dalam kemasannya, produk Dewi Bali juga menampilkan identitas sebagai kopi arabika premium yang merepresentasikan alam pegunungan dan kerja petani lokal.

Sementara itu, BLEG Kopi Robusta merupakan kopi bubuk halus asli Desa Gobleg yang diproduksi oleh UMKM lokal. Produk tersebut dikembangkan dengan semangat menjaga tradisi sekaligus menghadirkan cita rasa otentik kopi Bali kepada masyarakat. Kehadiran BLEG Kopi Robusta melengkapi pilihan produk kopi Gobleg dan memperkuat keterlibatan pelaku UMKM dalam pengembangan potensi ekonomi desa.

Made Separsa mengatakan respons pengunjung terhadap produk yang dibawa dalam pameran cukup positif. Pemerintah Desa Gobleg juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan legalitas merek bagi produk-produk unggulan yang dipamerkan. "Kami mengikuti pameran UMKM yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali dengan membawa tiga produk unggulan Desa Gobleg, yaitu produk kopi. Produk yang kami bawa mendapat antusias dari pengunjung dan sekaligus kami memperkenalkan potensi Desa Gobleg. Kami juga memohon kepada Ibu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali agar produk yang dipamerkan dapat diberikan hak merek atau legalitas merek secara gratis," ujarnya pada 23 Agustus 2026.

Upaya memperoleh legalitas merek dinilai penting untuk memperkuat posisi produk UMKM Desa Gobleg di tengah persaingan pasar. Legalitas merek diharapkan memberikan kepastian identitas produk sekaligus mendukung promosi dan pengembangan usaha secara lebih luas. Dengan identitas yang jelas, produk kopi lokal juga berpeluang semakin dikenal sebagai bagian dari potensi unggulan Buleleng.

Keikutsertaan dalam pameran menjadi langkah awal untuk memperluas pengenalan produk kopi Desa Gobleg kepada masyarakat. Pemerintah desa berharap produk lokal dapat terus berkembang melalui penguatan kualitas, kemasan, pemasaran, serta perlindungan merek. Pengembangan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi petani kopi, UMKM, dan masyarakat Desa Gobleg secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....