Lomba Magending Bali Tingkat TK Hidupkan Rasa Cinta Budaya sejak Usia Dini
- 21 Agt 2026 17:30 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Serangkaian pelaksanaan Buleleng Festival 2026 sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng menggelar Lomba Magending Bali Tingkat Taman Kanak-Kanak, bertempat di Sasana Budaya, Jumat 21 Agustus 2026.
Mewakili Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., membuka secara resmi pelaksanaan lomba tersebut.
Dalam sambutannya, Gus Surya menyampaikan bahwa kegiatan Lomba Megending Bali tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi anak-anak usia dini, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan budaya Bali serta menanamkan kecintaan terhadap seni dan tradisi sejak usia dini.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran bendera, tetapi juga melalui kemerdekaan dalam merawat dan menjaga akar budaya bangsa. Hal tersebut selaras dengan tema Buleleng Festival 2026, “Uriping Rasa” yang bermakna Menghidupkan Rasa.
“Melestarikan bahasa, seni suara, sastra, dan tradisi Bali bukanlah sekadar hafalan. Ini adalah bagaimana kita menghidupkan rasa cinta, rasa bangga, dan rasa memiliki di dalam diri anak-anak kita sejak usia dini,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, melalui kegiatan Magending Bali, anak-anak tidak hanya belajar menyanyikan lagu-lagu Bali, tetapi juga menyerap nilai-nilai kelembutan budi, kebersamaan, serta kekayaan rasa yang menjadi bagian dari jati diri masyarakat Buleleng dan Bali.
Sementara itu, laporan kegiatan disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Komang Sudarsana, S.Pd., M.Pd. Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan tema yang diusung, peserta diwajibkan membawakan lagu “Merah Putih”, kemudian dilanjutkan dengan satu gending Bali pilihan.
Adapun gending Bali pilihan yang dapat dibawakan peserta antara lain Putri Cening Ayu, Don Dapdape, Ratu Anom, Juru Pencar, Mejangeran, Peteng Bulan, Jenggot Uban, dan Semut-Semut Api.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 kelompok peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng. Masing-masing kecamatan mengirimkan dua kelompok peserta, sedangkan Kecamatan Buleleng mengirimkan empat kelompok peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....