RESPRO Berdayakan Siswa SMP Muhammadiyah 2 Singaraja sebagai Kader Kesehatan

  • 21 Agt 2026 14:02 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja membutuhkan pendekatan yang dekat dengan kehidupan mereka. Kebutuhan tersebut mendorong Universitas Pendidikan Ganesha melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat mengembangkan RESPRO (Remaja Sehat Reproduksi) di SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Kabupaten Buleleng.

Program yang dilaksanakan pada Tahun 2026 ini memberdayakan siswa sebagai kader kesehatan yang berperan sebagai peer educator atau pendidik sebaya. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan kondisi awal sekolah yang belum memiliki kader kesehatan khusus untuk mendukung edukasi kesehatan reproduksi.

Ketersediaan media informasi juga masih terbatas, sementara siswa memperoleh informasi kesehatan dari berbagai sumber, termasuk media digital dan teman sebaya, sehingga diperlukan kemampuan untuk memilah informasi yang akurat dan dapat dipercaya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena siswa SMP berada pada fase remaja yang mengalami berbagai perubahan fisik, emosional, dan sosial. Informasi yang tepat diperlukan agar remaja mampu memahami perubahan tubuh, menjaga kebersihan diri, serta mengenali dan mencegah berbagai risiko kesehatan reproduksi.

RESPRO dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Rangkaian kegiatan mencakup pembentukan kader kesehatan, penyusunan media edukasi, pengembangan platform digital, pelatihan peer educator, pendampingan kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada teman sebaya, serta evaluasi program.

Sebanyak 10 siswa SMP Muhammadiyah 2 Singaraja telah dibentuk sebagai kader kesehatan. Mereka mendapatkan pelatihan mengenai kesehatan reproduksi remaja, literasi digital kesehatan, serta keterampilan komunikasi sebaya. Pembekalan tersebut menjadi dasar bagi kader kesehatan dalam menyampaikan informasi secara komunikatif, empatik, dan sesuai dengan kebutuhan remaja.

Program RESPRO juga menghasilkan media edukasi berupa booklet, poster, dan leaflet dalam bentuk cetak dan digital. Media tersebut digunakan untuk mendukung edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah dengan bahasa yang sederhana, visual yang menarik, dan materi yang sesuai dengan karakteristik remaja.

Selain media cetak, RESPRO juga mengembangkan media sosial melalui Instagram dan TikTok dengan akun @respro.id. Media sosial RESPRO dimanfaatkan sebagai sarana akses informasi kesehatan reproduksi bagi siswa di luar jam sekolah, sesuai dengan kebijakan sekolah mengenai penggunaan handphone. Di lingkungan sekolah, edukasi tetap dilakukan secara langsung dengan memanfaatkan media cetak dan melibatkan kader kesehatan sebagai peer educator.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Rerata pengetahuan kader kesehatan meningkat dari 88 menjadi 94, dengan 90% kader kesehatan mengalami peningkatan pengetahuan. Pada teman sebaya, rerata pengetahuan meningkat dari 69 menjadi 80, dengan 86% peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Capaian tersebut melampaui target program, yaitu minimal 80% kader kesehatan dan teman sebaya mengalami peningkatan pengetahuan.

Hasil ini menunjukkan bahwa pemberdayaan siswa melalui peer educator dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat edukasi kesehatan reproduksi di sekolah. Program juga memberikan manfaat melalui tersedianya kader kesehatan, media edukasi, dan platform informasi digital yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Keberlanjutan RESPRO diarahkan melalui penguatan peran kader kesehatan, pemanfaatan media edukasi, pengelolaan platform digital, serta integrasi kegiatan dengan UKS atau kegiatan kesiswaan. Melalui program ini, Universitas Pendidikan Ganesha bersama SMP Muhammadiyah 2 Singaraja berupaya membangun lingkungan sekolah yang mendukung akses informasi kesehatan reproduksi yang tepat dan bertanggung jawab.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....