Diduga Bakar Sampah untuk Bakar Ikan, Tibu Lesung Terbakar
- 19 Agt 2026 17:11 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Aktivitas membakar ikan diduga menjadi pemicu kebakaran tumpukan sampah di kawasan Pangkung Tibu Lesung, Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Kebakaran terjadi pada Senin 17 Agustus 2026 malam dan membuat warga bersama aparat kepolisian serta petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan hingga menjelang tengah malam.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 20.31 WITA setelah warga melihat api membakar tumpukan sampah di kawasan tersebut. Api sempat membesar sehingga warga segera menghubungi kepolisian dan berupaya melakukan pemadaman sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz, atas seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, S.I.K., M.Si., M.T., M.Sc., Selasa (18/8/2026), mengatakan personel kepolisian langsung diterjunkan setelah menerima laporan kebakaran. Petugas juga melakukan pengamanan lokasi sekaligus membantu proses pemadaman bersama warga dan petugas pemadam kebakaran.
“Piket Fungsi UKL Polsek Busungbiu bersama Bhabinkamtibmas Desa Busungbiu yang dipimpin Pawas Kanit Reskrim Polsek Busungbiu IPDA Gede Ngurah Partayasa langsung mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi serta membantu proses pemadaman,” ujar Yohana.
Berdasarkan keterangan warga, Gede Dodi (45), kebakaran pertama kali diketahui saat api terlihat membakar tumpukan sampah di kawasan Pangkung Tibu Lesung. Warga kemudian bergerak menghubungi pihak kepolisian dan warga lainnya untuk membantu mengendalikan api agar tidak semakin meluas.
Dari informasi awal yang dihimpun petugas di lokasi, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas seorang pemancing. Pemancing tersebut diduga membakar sampah untuk menghangatkan diri sekaligus membakar ikan hasil tangkapannya, namun identitasnya belum diketahui hingga proses penanganan selesai.
Diduga pemancing tersebut telah meninggalkan lokasi sebelum warga dan petugas datang melakukan pemadaman. Polisi masih mencatat peristiwa tersebut sebagai kebakaran yang diduga berawal dari aktivitas pembakaran dan belum menemukan orang yang diduga melakukan pembakaran tersebut.
Untuk mengendalikan api, sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kapos Seririt dan satu unit mobil tangki air BPBD Kabupaten Buleleng dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam dan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 24.30 WITA.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh rangkaian penanganan kebakaran berlangsung aman dan lancar, sementara petugas memastikan tidak ada lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan api atau bara setelah melakukan aktivitas pembakaran, terutama di lokasi yang terdapat banyak material mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
“Untuk mencegah kejadian serupa, masyarakat kami imbau tidak meninggalkan api atau bara dalam kondisi masih menyala dan segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran,” tutup Yohana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....