Lomba Sampan Tradisional Meriahkan HUT Kota Negara ke-131
- 15 Agt 2026 08:33 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Riuh sorak warga mengiringi laju sampan tradisional yang berlomba menuju garis finis di kawasan sungai Desa Perancak, Kabupaten Jembrana, Kamis, 13 Agustus 2026. Perlombaan ini menjadi salah satu hiburan masyarakat dalam rangkaian HUT Kota Negara ke-131 dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 29 pasang peserta ambil bagian dalam lomba yang masing-masing tim terdiri atas dua orang. Sejak perlombaan dimulai, warga tampak memadati tepian sungai untuk menyaksikan adu ketangkasan para peserta mengayuh sampan.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, perwakilan Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD turut hadir membuka kegiatan tersebut.
Tidak hanya menyaksikan dari tepian, Bupati Kembang dan Wabup Ipat juga menaiki sampan untuk melihat langsung jalannya perlombaan hingga menuju garis finis di Jembatan Air Kuning.
Antusiasme penonton semakin terlihat ketika posisi sejumlah sampan saling berdekatan. Sorakan dan dukungan warga terdengar sepanjang lintasan, sementara para peserta terus mengerahkan tenaga untuk menjadi yang tercepat.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut tidak sebatas kompetisi olahraga tradisional. Lomba sampan menjadi ruang berkumpul sekaligus hiburan bersama yang menghadirkan suasana berbeda dalam perayaan hari jadi Kota Negara dan Kemerdekaan RI.
Bupati Kembang mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, kemeriahan kegiatan menjadi salah satu indikator bahwa perayaan hari jadi daerah dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
"Yang paling penting masyarakat bisa bergembira bersama. Kita ingin perayaan HUT Kota Negara dan HUT Kemerdekaan ini benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat," ujar Bupati Kembang.
Ia menilai lomba sampan juga memiliki nilai pelestarian budaya karena memperkenalkan kembali tradisi masyarakat kepada generasi muda.
"Ini bukan hanya perlombaan. Ada tradisi dan kebersamaan yang harus kita jaga. Anak-anak muda juga perlu mengenal dan ikut melestarikan kegiatan seperti ini," katanya.
Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan konsep yang lebih menarik. Selain menjadi hiburan, lomba tradisional dinilai dapat memperkuat kebersamaan dan identitas budaya Jembrana.
"Menang kalah itu biasa. Yang penting sportivitas, kebersamaan dan masyarakat menikmati kegiatan ini," pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra mengatakan, sebanyak 29 pasang peserta mengikuti perlombaan tersebut.
Untuk penghargaan, juara pertama memperoleh hadiah Rp2,5 juta, juara kedua Rp2 juta, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp1,8 juta.
Perlombaan berlangsung hingga seluruh peserta mencapai garis finis. Kegiatan tersebut sekaligus menambah semarak rangkaian perayaan HUT Kota Negara ke-131 dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jembrana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....