Anggarkan Rp200 Miliar, Revitalisasi RSUD Buleleng Tunggu Lelang MK

  • 12 Agt 2026 10:33 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Revitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng dengan nilai anggaran sekitar Rp200 miliar masih berada pada tahap persiapan pengadaan. Pemerintah Kabupaten Buleleng saat ini menunggu proses lelang penyedia jasa Manajemen Konstruksi (MK) sebelum pekerjaan konstruksi dapat masuk ke tahap tender.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan penggunaan jasa MK menjadi kewajiban karena nilai proyek yang cukup besar. MK nantinya bertugas mendampingi dan mengawal pelaksanaan proyek, termasuk proses pengadaan hingga pembangunan selesai.

“Sekarang masih tahap lelang Manajemen Konstruksi. Karena proyeknya besar, memang wajib menggunakan MK,” ujar Bupati Sutjidra, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurut Sutjidra, proses pengadaan penyedia jasa MK diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Setelah tahapan tersebut rampung, proses tender pekerjaan konstruksi akan dilanjutkan oleh MK bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

“Setelah MK selesai, baru masuk ke proses tender pekerjaan konstruksi,” katanya.

Revitalisasi RSUD Buleleng akan diawali dengan pembangunan Gedung Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) dan Ruang Kamboja sebagai bagian dari peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan. Proyek ini dibiayai melalui skema pinjaman daerah dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp200 miliar.

Bupati Sutjidra memastikan pengajuan pinjaman beserta skema pembayarannya telah disiapkan. Dengan demikian, aspek pembiayaan diharapkan tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan revitalisasi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

“Kalau urusan pinjaman sudah tidak ada masalah. Sudah kita ajukan dan skema pembayarannya juga sudah disiapkan,” katanya.

Pihaknya menargetkan seluruh proses revitalisasi RSUD dapat rampung pada akhir 2027. Pemerintah daerah berharap tahapan pengadaan berjalan sesuai jadwal sehingga pembangunan fisik dapat segera dimulai dan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dapat diwujudkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....