LPP RRI Singaraja Serap Masukan Mitra untuk Tingkatkan Standar Pelayanan

  • 10 Agt 2026 05:05 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • LPP RRI Singaraja menyelenggarakan pembahasan penyusunan Standar Pelayanan Tahun 2026 pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Ruang Rapat Lantai 2.
  • Kegiatan melibatkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis termasuk North Bali Clinic, LPK Fuji Academy, BPJS Kesehatan, BNN Buleleng, dan institusi pemerintah lainnya.
  • Standar Pelayanan 2026 dirumuskan melalui keterlibatan aktif pemangku kepentingan dari sektor kesehatan, pendidikan, bisnis, keamanan, dan yudisial di wilayah Buleleng.

RRI.CO.ID, Singaraja - LPP RRI Singaraja menggelar pembahasan penyusunan Standar Pelayanan Tahun 2026 bersama sejumlah mitra dan pemangku kepentingan, Rabu 5 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 LPP RRI Singaraja tersebut melibatkan perwakilan sejumlah lembaga dan pelaku usaha, di antaranya North Bali Clinic, LPK Fuji Academy, Paon Enim, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Minyak Ajik Herbal Oil, BNN Buleleng, Lapas Kelas IIB Singaraja, serta Pengadilan Negeri Singaraja.

Dalam pembahasan, mitra memberikan sejumlah masukan terkait pelayanan dan kerja sama dengan RRI. Perwakilan Paon Enim, Ni Luh Sri Enim, mendorong RRI untuk semakin banyak melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai program dan kegiatan.

Menurutnya, UMKM memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kolaborasi dengan media. Ia juga berharap RRI menyediakan lebih banyak ruang siaran yang mengangkat kreativitas dan perkembangan UMKM, khususnya yang menyasar generasi muda.

Sementara itu, perwakilan North Bali Clinic, Gede Adi Pantawan, menilai RRI memiliki keunggulan dari sisi biaya layanan yang terjangkau serta kemampuan sumber daya manusia dalam menghasilkan konten.

Ia mengatakan, kemampuan talent RRI dalam memproduksi konten menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat kerja sama dengan mitra.

“Konten itu menjadi sangat fleksibel, dan ketika kita membawakan ke RRI, alat-alat itu akan sangat berbeda,” ujarnya.

Menanggapi masukan tersebut, LPP RRI Singaraja menyampaikan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan UMKM maupun mitra lainnya. RRI juga memiliki program Pro 2 yang menyasar kalangan anak muda, termasuk program yang memberikan ruang bagi pengembangan dan promosi UMKM.

Pembahasan penyusunan Standar Pelayanan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi RRI Singaraja dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat serta mitra kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....