Kuku Dewi Durga di Balik Sakralnya Pandan Berduri sebagai Pelindung Spiritual

  • 10 Agt 2026 04:49 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Dalam tradisi ritual keagamaan umat Hindu di Bali, alam dan tumbuh-tumbuhan memegang peranan yang sangat penting. Berbagai jenis flora tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana fisik upacara (upakara), tetapi juga menyimpan nilai filosofis salah satunya pandan berduri.

Praktik meseselat yakni memasang ikatan kecil daun pandan berduri beserta tumbuhan lainnya seperti daun kayu tulak dan sisih di pelinggih, sanggah, atau pintu masuk pekarangan rumah memiliki makna spiritual yang tinggi.

Menurut seorang penulis dan praktisi Usadha Tantra yaitu Jero Mangku I Ketut Sandika yang dimuat dalam artikel “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Tradisi Mekare-Kare di Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem,” daun pandan berduri simbol penolak segala marabahaya. Selain itu, daun pandan berduri dipercaya terlahir dari kuku Dewi Durga sehingga dapat menolak wabah.

Hal ini selaras dengan tradisi memasang daun pandan berduri pada bangunan rumah yang baru selesai dibangun (sebelum di-pelaspas), atau ditaruh di sekitar pekarangan saat Sasih Keenam (bulan keenam dalam kalender Bali) untuk memohon keselamatan dari wabah atau penyakit. Durinya yang tajam dan ukurannya yang ramping dimaknai secara filosofis sebagai pagar gaib atau filter penyaring energi agar vibrasi suci suatu tempat tetap terjaga dengan baik.

Keberadaan pandan berduri sebagaimana diulas dalam berbagai literatur pelestarian tanaman upakara, tumbuhan yang dianggap memiliki nilai religius tinggi secara otomatis dijaga kelestariannya oleh masyarakat di pekarangan rumah (telajakan).

Melalui fungsi utamanya sebagai sarana perlindungan niskala dan pelengkap banten sehari-hari, pandan berduri membuktikan bahwa kearifan lokal Bali mengandung nilai estetika, perlindungan ekologis, dan esensi spiritual ke dalam satu kesatuan tradisi yang luhur dan tetap lestari hingga kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....