Yudisium ke-51, FIA Unipas Lepas 61 Sarjana

  • 08 Agt 2026 07:45 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Sebanyak 61 mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja resmi menyandang gelar Sarjana Administrasi Publik (SAP) setelah mengikuti Yudisium ke-51, Jumat, 7 Agustus 2026.

Yudisium tersebut diikuti 16 mahasiswa program reguler dan 45 mahasiswa melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Putu Ari Oktaviani menjadi lulusan dengan capaian akademik tertinggi dengan IPK 3,89. Posisi kedua diraih Vika Rizkiana dengan IPK 3,85, sedangkan Ni Putu Ayu Sulistya Dewi berada di posisi ketiga dengan IPK 3,73.

Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Unipas Singaraja, Dr. Drs. I Nyoman Sukraaliawan, M.Si., mengatakan yudisium bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan mahasiswa. Momentum tersebut justru menjadi awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan di dunia kerja maupun masyarakat.

“Yudisium ini merupakan suatu simbolis dan menjadi babak baru dalam kehidupan teman-teman untuk menempuh dan berjuang di masa yang akan datang. Dengan gelar yang disandang mulai saat ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas, profesionalitas, kejujuran, dan tanggung jawab di tempat kerja,” ujar I Nyoman Sukraaliawan.

Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Unipas Singaraja, Dr. Drs. I Nyoman Sukraaliawan, M.Si. (Foto: RRI/Rista)

Ia juga mengingatkan lulusan untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi yang bergerak semakin cepat. Menurutnya, era digital menuntut sarjana administrasi publik untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, termasuk memahami teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan big data.

Selain kompetensi digital, kreativitas dan inovasi juga dinilai menjadi modal penting bagi lulusan untuk menghadapi perubahan di dunia kerja. Fakultas berharap para alumni dapat terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, I Nyoman Sukraaliawan juga berharap lulusan yang belum bekerja dapat segera memperoleh pekerjaan. Sementara bagi mahasiswa yang telah bekerja, gelar baru yang diperoleh diharapkan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus membuka peluang mendapatkan posisi yang lebih baik.

Sementara itu, Putu Ari Oktaviani yang menjadi lulusan dengan IPK tertinggi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan staf akademik yang telah mendampingi mahasiswa selama masa perkuliahan.

Menurutnya, perjalanan menuju kelulusan tidak selalu mudah. Para mahasiswa harus melewati berbagai tantangan dan perjuangan, baik mereka yang menempuh pendidikan selama empat tahun maupun mahasiswa RPL yang menyelesaikan pendidikan dalam waktu dua tahun.

“Yang terpenting adalah rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh dosen serta staf akademis, khususnya di Fakultas Ilmu Administrasi, yang sudah membersamai kami selama ini. Hari ini menjadi salah satu hari yang berbahagia setelah melewati banyak rintangan, perjuangan, serta perjalanan yang panjang,” ucapnya.

Ari Oktaviani berharap hubungan antara para lulusan dengan almamater tidak berhenti setelah prosesi yudisium. Ia mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga komunikasi dan mengingat identitas sebagai alumni Fakultas Ilmu Administrasi Unipas Singaraja.

Dengan Yudisium ke-51, Fakultas Ilmu Administrasi Unipas Singaraja kini telah meluluskan sebanyak 789 sarjana sejak fakultas tersebut pertama kali berdiri dengan nama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Para lulusan diharapkan mampu membawa nama baik almamater sekaligus berkontribusi melalui ilmu, profesionalisme, dan tanggung jawab di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....