Rumah di Manistutu Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta
- 05 Agt 2026 16:27 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Sebuah rumah milik warga di Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, mengalami kebakaran pada Rabu, 5 Agustus 2026 siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Kapolsek Melaya Kompol I Putu Suarmadi mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 WITA di rumah milik I Ketut Sumerta. Polisi menerima laporan setelah api mulai membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan beserta isinya.
"Berdasarkan keterangan saksi, awalnya terlihat kepulan asap dari bagian atap rumah korban. Tidak lama kemudian terdengar suara letupan dari dalam bangunan," ujar Kompol Suarmadi.
Melihat kondisi tersebut, saksi bersama warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan warga lainnya. Namun, kobaran api terus membesar sehingga petugas pemadam kebakaran segera dihubungi.
Sekitar pukul 12.50 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Setelah hampir satu jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.50 WITA sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Akibat kebakaran itu, sejumlah barang milik korban ikut hangus, di antaranya satu unit kasur *spring bed*, lemari kayu, kulkas satu pintu, televisi, serta uang tunai sebesar Rp500 ribu yang disimpan di dalam lemari.
"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp50 juta," katanya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
Usai menerima laporan, personel Polsek Melaya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi, serta melakukan pendataan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....