Tim SAR Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Medewi
- 02 Agt 2026 20:02 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Memasuki hari kedua operasi, Minggu, 2 Agustus 2026, penyisiran difokuskan di sekitar lokasi ditemukannya jukung milik korban yang mengapung tanpa awak.
Nelayan yang belum ditemukan tersebut diketahui bernama Asmuri (43), warga Banjar Pesinggahan, Desa Medewi. Korban sebelumnya berangkat melaut pada Jumat, 31 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WITA untuk mencari ikan.
Kepala Pos SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, mengatakan pencarian dilakukan bersama personel kepolisian, nelayan setempat, serta unsur terkait lainnya dengan mengoptimalkan penyisiran di area sekitar titik penemuan perahu korban.
"Hari ini pencarian masih kami fokuskan di sekitar lokasi ditemukannya jukung korban. Tim gabungan terus melakukan penyisiran dengan harapan korban segera ditemukan," ujarnya.
Selain menggunakan perahu nelayan dan armada SAR untuk menyisir perairan, petugas juga melakukan pemantauan di sepanjang pesisir Pantai Medewi sebagai langkah antisipasi apabila korban terbawa arus hingga ke bibir pantai.
Sebelumnya, Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw menjelaskan laporan mengenai dugaan nelayan hilang diterima pihaknya pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dini hari sekitar pukul 01.30 WITA. Setelah menerima informasi tersebut, personel kepolisian langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan masyarakat nelayan untuk melakukan pencarian awal.
Menurutnya, sebelum laporan diterima polisi, sejumlah nelayan telah lebih dulu menemukan jukung milik Asmuri mengapung di tengah laut sekitar pukul 01.00 WITA. Saat ditemukan, mesin perahu masih menyala, namun korban sudah tidak berada di atas jukung.
"Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan perahu, tetapi belum membuahkan hasil. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian," kata Benyamin.
Ia menambahkan, kepolisian telah berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait untuk memperluas area pencarian. Operasi SAR akan terus dilakukan hingga korban ditemukan atau sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Polisi juga mengimbau nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan Pantai Medewi agar segera melapor kepada petugas apabila melihat atau memperoleh informasi yang dapat membantu proses pencarian korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....