Gempuran AI Tak Boleh Gerus Akar Budaya
- 31 Jul 2026 13:28 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi digital tidak boleh mencabut generasi muda Bali dari akar tradisi serta kearifan lokalnya. Pesan mendalam tersebut menjadi penekanan utama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jembrana. Suasana peringatan HAN tingkat kabupaten tahun ini berlangsung meriah sekaligus inklusif. Ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga jajaran siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Jembrana tampak memadati lokasi. Beragam agenda positif mewarnai perayaan, mulai dari senam bersama, penyerahan bantuan sosial, hingga penyerahan apresiasi bagi pemenang lomba video edukatif.
Tak hanya itu, momen berharga ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Jembrana sebagai wadah resmi penyaluran aspirasi anak dalam pembangunan daerah.
Di hadapan ratusan siswa dan pendidik, Bupati Kembang mengingatkan agar peringatan HAN tidak dipahami sebagai agenda rutin yang bersifat seremonial belaka. Momen ini sejatinya menjadi pengingat kolektif bagi seluruh elemen masyarakat akan tanggung jawab besar mendampingi tumbuh kembang calon pemimpin masa depan.
"Peringatan ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak adalah harapan dan masa depan kita. Tugas kita bersama adalah membentuk mereka menjadi pribadi yang baik, berkarakter, memiliki cita-cita tinggi, serta berani mencoba hal-hal baru," tutur Bupati Kembang.
Menyikapi pergeseran pola pendidikan modern, Bupati Kembang menyoroti bagaimana pola belajar anak-anak kini tengah bertransformasi pesat menuju era serba digital. Kendati adaptasi teknologi menjadi keharusan, benteng moral dan identitas budaya lokal menurutnya harus tetap berdiri kokoh.
"Hari ini anak-anak kita mungkin masih belajar menggunakan buku. Ke depan, mereka akan lebih banyak belajar melalui ponsel, teknologi, hingga Artificial Intelligence (AI). Namun, harapan saya, kemajuan teknologi ini tidak boleh membuat mereka lupa atau keluar dari akar budaya dan tradisi kita," tegasnya menaruh harapan besar.
Mengakhiri arahannya, Bupati Kembang menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru dan pendidik atas dedikasi tanpa lelah membina anak didik. Ia juga mengetuk kesadaran para orang tua agar senantiasa hadir memberikan pengawasan serta pendampingan bijak di tengah maraknya gempuran era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....