DLH Buleleng Libatkan Komunitas dan Mahasiswa Bersihkan Kawasan Lovina

  • 28 Jul 2026 15:30 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng mengaktifkan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan Lovina selama Lovina Festival 2026.
  • Kegiatan mobilisasi melibatkan komunitas lingkungan, desa adat, mahasiswa, dan pedagang lokal di sekitar lokasi festival.
  • Kepala Bidang PPKLH DLH Kabupaten Buleleng menegaskan bahwa kegiatan kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab DLH sesuai penugasan pemerintah daerah untuk mendukung penyelenggaraan festival.

RRI.CO.ID, Singaraja – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan Lovina selama pelaksanaan Lovina Festival 2026. Kegiatan tersebut melibatkan komunitas lingkungan, desa adat, mahasiswa, hingga para pedagang di sekitar lokasi festival.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kabupaten Buleleng, Komang Widyartami, mengatakan kegiatan kebersihan merupakan bagian dari tugas DLH dalam mendukung penyelenggaraan festival sesuai penugasan pemerintah daerah.

“Kami mengajak seluruh komunitas lingkungan hidup, desa adat, serta nantinya mahasiswa untuk melakukan gerakan kebersihan, terutama mengambil sampah plastik di sepanjang kawasan Lovina. Ini juga sebagai upaya mendukung pengolahan sampah berbasis sumber yang telah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng,” katanya.

Ia menjelaskan, area pembersihan dibagi menjadi beberapa zona, mulai dari Pantai Binaria hingga Tasik Madu di sisi barat, serta dari Pantai Binaria menuju Lapangan Polri di sisi timur. Untuk mendukung kegiatan tersebut, DLH juga menyiapkan dua lokasi penampungan sampah (LAC), masing-masing di kawasan Lapangan Polri dan Tasik Madu.

Melalui kolaborasi lintas komunitas dan instansi, DLH berharap kebersihan kawasan Lovina tetap terjaga selama festival berlangsung sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah plastik di destinasi wisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....