Bupati Sutjidra Dorong Koperasi Buleleng Bertransformasi Go Digital

  • 24 Jul 2026 13:01 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., menegaskan koperasi harus mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah tersebut dinilai penting agar koperasi tetap relevan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan di tengah pesatnya perubahan zaman. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 yang berlangsung di Gedung Sasana Budaya, Singaraja, Jumat 24 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh insan koperasi menjadikan Hari Koperasi sebagai momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola organisasi, serta memperluas manfaat koperasi bagi masyarakat. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah apabila dikelola secara profesional dan mampu mengikuti perkembangan teknologi. Pemerintah Kabupaten Buleleng pun berkomitmen memberikan dukungan terhadap penguatan kelembagaan koperasi.

"Kabupaten Buleleng memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Saat ini tercatat sebanyak 573 koperasi, termasuk 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional, berjalan beriringan saling melengkapi dan menguatkan. Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen mendukung penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi, dan pengembangan usaha yang profesional," ujarnya.

Sutjidra juga menekankan bahwa koperasi tidak boleh lagi dipandang sebagai organisasi yang lambat dan tertinggal. Menurutnya, koperasi harus berani memanfaatkan digitalisasi, menerapkan sistem pembayaran modern, serta memperluas akses pemasaran melalui berbagai platform digital. Dengan transformasi tersebut, koperasi diyakini mampu menarik minat generasi muda, memberdayakan petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga membuka peluang kerja baru yang lebih luas.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh gerakan koperasi, BPD Bali, sponsor, panitia, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian Hari Koperasi ke-79. Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun dapat terus dipertahankan untuk memperkuat posisi koperasi sebagai sokoguru perekonomian daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Buleleng, ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Buleleng, Nengah Tenaya, B.Sc., menegaskan bahwa peringatan Hari Koperasi ke-79 bukan sekadar agenda seremonial. Peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat semangat berkoperasi sekaligus mempererat sinergi antara gerakan koperasi dengan pemerintah, BUMN, BUMD, maupun pelaku usaha. Mengusung tema "Koperasi Bangkit, Indonesia Sejahtera", Dekopinda juga mendorong percepatan transformasi digital, penguatan kelembagaan, dan peningkatan daya saing koperasi.

"Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan puncak peringatan di Gedung Sasana Budaya Singaraja yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada koperasi berprestasi serta hiburan rakyat," katanya.

Nengah Tenaya menjelaskan, rangkaian Hari Koperasi ke-79 telah berlangsung sepanjang Juli 2026 dengan beragam kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi lomba koperasi berprestasi, bakti sosial melalui program Mari Berbagi, dialog interaktif di radio, apel dan senam bersama, pasar rakyat, donor darah, lomba olahraga tradisional, gathering bersama BPD Bali, hingga lomba tata kelola koperasi. Seluruh kegiatan terlaksana berkat kolaborasi antara gerakan koperasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta dukungan berbagai pihak.

"Kita berharap sinergi ini mampu memperkuat eksistensi koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membangun koperasi yang modern, mandiri, dan berdaya saing," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....