Cuaca Buruk, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Dihentikan

  • 23 Jul 2026 08:05 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Aktivitas penyeberangan di lintas Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, sempat dihentikan sementara pada Rabu, 22 Juli 2026, siang. Penghentian operasional dilakukan menyusul cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Selat Bali yang dinilai berisiko bagi keselamatan pelayaran.

Penundaan penyeberangan diberlakukan mulai sekitar pukul 14.27 Wita untuk seluruh kapal yang melayani lintas Gilimanuk–Ketapang maupun sebaliknya. Kebijakan tersebut diambil setelah kondisi angin di tengah laut meningkat disertai gelombang yang mencapai sekitar tiga meter.

Berdasarkan data pemantauan cuaca, kecepatan angin saat itu berkisar antara 29 hingga 34 knot. Meski kondisi langit di sekitar pelabuhan tampak cerah, kombinasi angin kencang dan gelombang tinggi membuat operasional kapal feri untuk sementara dihentikan demi alasan keselamatan.

Akibat penghentian sementara tersebut, antrean kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk logistik, terlihat menumpuk di area pelabuhan. Kendaraan diarahkan menunggu di kantong parkir dan buffer zone hingga pelayaran kembali dinyatakan aman.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Mudiarsa, membenarkan adanya penghentian sementara aktivitas penyeberangan akibat kondisi cuaca yang memburuk.

"Penundaan operasional berlangsung mulai sekitar pukul 14.30 Wita hingga pukul 16.00 Wita karena angin kencang di perairan Selat Bali," ujarnya.

Setelah kondisi cuaca berangsur membaik, otoritas pelabuhan kembali membuka layanan penyeberangan sekitar pukul 16.00 Wita. Kapal-kapal feri kemudian kembali dioperasikan secara bertahap untuk melayani kendaraan dan penumpang yang telah menunggu.

Pihak berwenang mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan agar selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama sehingga operasional kapal dapat dihentikan sewaktu-waktu apabila kondisi cuaca kembali membahayakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....