Jadi Ajang Pencarian Bibit, Esports Competition Libatkan 85 Gamer
- 19 Jul 2026 12:49 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Antusiasme generasi muda terhadap olahraga elektronik (esports) di Kabupaten Buleleng terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dalam penyelenggaraan Esports Competition yang digelar di Bichito Coffee, Singaraja, Sabtu 18 Juli 2026. Turnamen yang berlangsung sejak pukul 18.00 hingga 23.00 WITA diikuti 85 peserta yang tergabung dalam 17 tim, berasal dari kalangan pelajar SMP, SMA/SMK, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Kompetisi Mobile Legends: Bang Bang bukan sekadar menjadi ajang adu strategi dan kemampuan bermain game. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem esports yang sehat sekaligus menjaring bibit-bibit atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, di mana Kabupaten Buleleng akan bertindak sebagai tuan rumah.
Ketua Umum ESI Kabupaten Buleleng, Gede Agus Muliawan, mengatakan setiap turnamen menjadi momentum penting untuk memantau perkembangan atlet dan tim yang memiliki potensi dibina secara berkelanjutan, dimana proses pembinaan atlet tidak hanya melihat hasil dari satu pertandingan, melainkan konsistensi pemain dalam berbagai kompetisi.
"Melalui event seperti ini kami bisa melihat perkembangan pemain dan tim. Semua memiliki peluang menjadi atlet binaan ESI, tidak hanya berdasarkan satu kali juara, tetapi juga konsistensi mereka di berbagai turnamen. Semua punya kesempatan yang sama untuk memperkuat kontingen Buleleng," katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan Buleleng meraih satu medali emas pada cabang esports di Porprov Bali 2025 menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi pada Porprov 2027.
"Sebagai tuan rumah, target kami tentu meningkat. Kami berharap bisa meraih lebih dari satu medali emas. Karena itu, semakin sering turnamen digelar, semakin besar pula peluang lahirnya atlet-atlet baru yang siap bersaing membawa nama Buleleng," tegasnya.
Turnamen ini juga mendapat perhatian langsung dari Ketua KONI Kabupaten Buleleng yang juga Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, SH., yang hadir untuk memantau perkembangan cabang olahraga esports yang akan dipertandingkan pada Porprov Bali 2027.
"Saya hadir untuk melihat langsung perkembangan esports di Kabupaten Buleleng. Turnamen yang diselenggarakan Singaraja Now ini diikuti 85 peserta dari 17 tim. Ini menunjukkan perkembangan esports di Buleleng sangat baik dan atlet-atlet yang tampil memiliki kemampuan yang cukup mumpuni," ujarnya.
Menurutnya, event seperti Esports Competition menjadi wadah efektif untuk menemukan atlet-atlet potensial yang nantinya akan dibina secara berjenjang.
"Ajang seperti ini sangat penting untuk melihat kemampuan atlet sejak dini. Mudah-mudahan melalui pembinaan yang berkelanjutan kita bisa mendapatkan atlet-atlet terbaik yang siap memperkuat Buleleng pada Porprov Bali 2027," katanya.
Gede Supriatna menegaskan, sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027, Buleleng menargetkan peningkatan prestasi di seluruh cabang olahraga, termasuk esports.
"Target kami jelas, meningkatkan prestasi dan berusaha menjadi yang terbaik sebagai tuan rumah. Namun yang tidak kalah penting adalah sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses dalam pertanggungjawaban pelaksanaan Porprov nanti," tegasnya.
Pada akhir kompetisi, Tim De Bracuk yang diperkuat kalangan mahasiswa berhasil keluar sebagai Juara I setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Juara II diraih oleh tim dari SMP Negeri 1 Singaraja, sedangkan Juara III berhasil diraih Alumni SMP Negeri 5 Singaraja. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa potensi atlet esports di Kabupaten Buleleng tumbuh dari berbagai jenjang usia, mulai dari pelajar hingga mahasiswa.
Ketua Umum ESI Kabupaten Buleleng kembali menegaskan bahwa para juara dan pemain yang menunjukkan performa terbaik akan menjadi perhatian khusus dalam program pembinaan ESI.
"Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi bagian dari proses scouting atlet. Para pemain yang memiliki kemampuan dan konsistensi akan kami data untuk menjadi atlet binaan ESI Kabupaten Buleleng. Mereka nantinya akan mengikuti pembinaan berjenjang sebagai persiapan menghadapi Porprov Bali 2027," jelas Agus.
Ia berharap semakin banyak komunitas, media, maupun pelaku usaha yang ikut berkolaborasi menyelenggarakan turnamen esports agar proses pembinaan atlet berjalan lebih optimal. Keberhasilan Esports Competition menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat ekosistem esports di Bali Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....