BGN Apresiasi Dukungan Pemkab Buleleng Percepat Program MBG Gratis
- 10 Jul 2026 22:21 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buleleng terus menunjukkan perkembangan positif. Sinergi antara Badan Gizi Nasional (BGN), Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Buleleng, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng dinilai semakin kuat sehingga berbagai tahapan pelaksanaan program dapat berjalan lebih terkoordinasi.
Penguatan kolaborasi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat evaluasi Program MBG Semester I Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Jumat 10 Juli 2026. Evaluasi dilakukan untuk mengukur capaian program sekaligus menyusun langkah percepatan agar layanan makan bergizi gratis dapat menjangkau seluruh kelompok penerima manfaat di Kabupaten Buleleng.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Buleleng, Rusdianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Buleleng selama pelaksanaan program. Menurutnya, koordinasi yang cepat, fasilitasi rapat evaluasi, penyediaan data, hingga dukungan sekretariat menjadi modal penting dalam mempercepat pelaksanaan MBG di daerah.
"Kolaborasi antara BGN, Satgas MBG, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng berjalan sangat baik. Setiap kebutuhan koordinasi maupun arahan dari pemerintah pusat dapat direspons dengan cepat. Rapat evaluasi dapat difasilitasi secara rutin sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin optimal," ujarnya.
Rusdianto juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Buleleng yang menyediakan kantor kesekretariatan khusus bagi Satgas MBG. Menurutnya, Buleleng menjadi kabupaten pertama di Bali yang menghadirkan fasilitas tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap operasional program. "Keberadaan sekretariat di kawasan Kantor Bupati sangat membantu koordinasi lintas sektor, mempercepat komunikasi, serta mempermudah pelayanan administrasi maupun kebutuhan operasional di lapangan," katanya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini telah beroperasi sebanyak 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Buleleng atau sekitar 54 persen dari kebutuhan ideal. Secara keseluruhan, Buleleng diperkirakan membutuhkan sekitar 63 hingga 67 SPPG agar seluruh sasaran penerima manfaat dapat terlayani secara maksimal dengan mempertimbangkan jumlah penerima dan kondisi geografis wilayah.
Memasuki tahun ajaran baru, seluruh SPPG juga mulai melakukan berbagai persiapan operasional. Persiapan tersebut meliputi penyiapan sumber daya manusia, simulasi pelayanan, pembersihan fasilitas, pemeriksaan peralatan, hingga pembaruan data penerima manfaat melalui koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya.
Dalam rapat evaluasi tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Putu Witari, mewakili pimpinan selaku Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Buleleng, mengatakan pihaknya kembali menyosialisasikan Surat Keputusan Bupati Buleleng tentang pembentukan Satgas MBG. Langkah itu dilakukan agar seluruh anggota memahami struktur organisasi, tugas, serta fungsi masing-masing dalam mendukung pelaksanaan program. "Berbagai kendala yang disampaikan perangkat daerah maupun pihak kecamatan juga dibahas bersama Koordinator Wilayah BGN dan Sekretariat Satgas MBG sehingga dapat dirumuskan solusi yang cepat, terukur, dan tepat sasaran," ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Koordinator Wilayah BGN sesuai arahan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah. Melalui sinergi yang semakin solid, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta didik maupun kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....