BP3MI Bali Perkuat SMK Go Global, Buka Jalan Lulusan Tembus Dunia Kerja
- 08 Jul 2026 21:26 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Peluang kerja bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di pasar internasional terus terbuka. Namun, kesempatan tersebut harus diimbangi dengan kompetensi yang memadai, kemampuan bahasa asing, serta pemahaman mengenai prosedur penempatan yang aman agar mampu bersaing sekaligus memperoleh pelindungan selama bekerja di luar negeri.
Komitmen itu menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi Penyebarluasan Informasi Program SMK Go Global yang digelar Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, Balai Latihan Kerja, serta berbagai mitra vokasi di Bali guna menyatukan langkah dalam mendukung pelaksanaan program.
Kepala BP3MI Bali, Muhammad Iqbal, mengatakan Program SMK Go Global disiapkan sebagai strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK dan masyarakat umum agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri di berbagai negara. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada penempatan tenaga kerja, tetapi juga membangun kesiapan sumber daya manusia yang profesional.
"Program ini bukan sekadar membuka peluang bekerja di luar negeri, tetapi memastikan setiap calon pekerja migran memiliki kompetensi, kemampuan bahasa asing, memahami budaya kerja, serta mengetahui prosedur migrasi yang aman sehingga dapat bekerja secara profesional dan terlindungi," ujarnya.
Iqbal menegaskan keberhasilan Program SMK Go Global membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, balai pelatihan, dunia usaha, hingga media dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai peluang kerja di luar negeri.
"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi ini. Semakin luas masyarakat mengetahui program ini, semakin besar kesempatan generasi muda Indonesia, khususnya Bali, meningkatkan daya saing dan memperoleh pekerjaan yang layak melalui jalur yang resmi dan prosedural," katanya.
Program SMK Go Global dirancang untuk membekali peserta dengan berbagai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja internasional. Penguatan keterampilan dilakukan melalui sertifikasi, peningkatan kemampuan bahasa asing, pemahaman budaya kerja lintas negara, hingga edukasi mengenai mekanisme penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, legal, dan sesuai ketentuan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, BP3MI Bali juga mendorong seluruh instansi dan mitra memanfaatkan berbagai kanal komunikasi agar informasi mengenai Program SMK Go Global dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Langkah ini diharapkan semakin memperbesar peluang lulusan SMK dan calon pekerja migran Indonesia untuk meningkatkan kompetensi serta meraih karier di pasar kerja internasional secara profesional dan terlindungi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....