Polri Dorong Kolaborasi Masyarakat Perangi Narkoba dan Keamanan Lingkungan

  • 08 Jul 2026 04:29 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban memerlukan kolaborasi aktif antara Polri dan masyarakat melalui dukungan informasi dan kepedulian terhadap lingkungan.
  • Peredaran narkoba dianggap sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang harus diperangi bersama-sama dengan peran preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan deteksi dini.
  • Membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pelayanan yang tulus, profesional, dan berintegritas menjadi kunci utama meningkatkan kepercayaan publik dan transparansi.

RRI.CO.ID, Singaraja – Keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat memerlukan kolaborasi aktif antara Polri dan masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan Babinkamtibmas Desa Bungkulan, Polsek Sawan, Polres Buleleng, I Putu Harisandy Mahayuda, ia mengajak masyarakat memberikan berbagai masukan terkait pelayanan kepolisian, mulai dari penegakan hukum hingga upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang dinilai masih menjadi tantangan di Kabupaten Buleleng.

Menanggapi hal tersebut, Harisandy menegaskan bahwa peredaran narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang harus diperangi secara bersama-sama. Menurutnya, Polri membutuhkan dukungan masyarakat melalui informasi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

"Untuk pemberantasan narkoba kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu informasi dari masyarakat sehingga upaya pencegahan maupun penindakan bisa berjalan maksimal," katanya.

Ia menjelaskan, peran Babinkamtibmas lebih banyak diarahkan pada langkah-langkah preventif melalui edukasi, sosialisasi, deteksi dini, serta membangun komunikasi dengan keluarga dan masyarakat agar penyalahgunaan narkoba dapat dicegah sejak awal.

Sementara itu, apabila terdapat dugaan tindak pidana, proses penegakan hukum akan dilakukan oleh satuan yang berwenang sesuai ketentuan.

Selain isu narkoba, Harisandy juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Menurutnya, pelayanan yang tulus, profesional, dan berintegritas menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan publik.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan kritik maupun melaporkan oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran melalui mekanisme pengawasan internal yang telah tersedia.

"Kalau memang ada oknum yang melanggar, silakan dilaporkan. Jangan karena satu orang kemudian menilai seluruh anggota Polri sama. Masih banyak polisi yang bekerja dengan jujur dan penuh pengabdian," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Setiap warga dapat memulai dari hal-hal sederhana, seperti meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan dan tidak memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan.

Ia berharap kemitraan antara masyarakat dan Polri terus diperkuat sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama.

"Kalau kita tidak bisa membantu banyak orang, paling tidak jangan menyakiti orang lain. Keamanan dan ketertiban adalah kebutuhan mendasar yang harus diwujudkan bersama," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....