Buleleng Luncurkan SIULED, Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif ABK

  • 06 Jul 2026 10:44 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat komitmen mewujudkan pendidikan inklusif melalui peluncuran Sistem Informasi Unit Layanan Edukasi Disabilitas (SIULED). Inovasi digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.

Komitmen tersebut ditegaskan Bunda Literasi Kabupaten Buleleng saat membuka Sosialisasi dan Peluncuran SIULED yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng secara luring dan daring dari Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Senin 6 Juli 2026.

Bunda Literasi yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdikpora Buleleng, Komang Sudarsana menegaskan pendidikan inklusif bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban yang harus diwujudkan seluruh satuan pendidikan. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh layanan pendidikan yang layak tanpa membedakan kondisi maupun latar belakangnya.

"Pendidikan inklusif dimulai dari cara kita memandang anak. Lihatlah setiap anak dengan hati, bukan dengan keterbatasannya. Tidak ada anak yang gagal, yang ada adalah anak yang membutuhkan cara belajar yang berbeda," ujarnya.

Ia menjelaskan terdapat tiga langkah utama dalam memperkuat pendidikan inklusif, yakni membangun budaya sekolah yang ramah dan bebas diskriminasi, memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat, serta menghadirkan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan penuh kasih sayang.

Peluncuran SIULED menjadi bagian dari upaya mendukung langkah tersebut. Melalui sistem ini, proses identifikasi kebutuhan peserta didik, pendampingan, pemantauan perkembangan, hingga koordinasi antar pemangku kepentingan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berbasis data.

"Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara tanpa terkecuali. Karena itu, pendidikan inklusif harus menjadi komitmen bersama demi menciptakan generasi yang berdaya, mandiri, dan berkarakter," ucapnya.

Pihaknya berharap kehadiran SIULED mampu memperkuat layanan pendidikan inklusif sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak atas pendidikan. Program tersebut juga mendukung penguatan sumber daya manusia dan pembangunan karakter sesuai arah pembangunan nasional maupun daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....