TRC Lintas Sektor Disiapkan, Buleleng Percepat Respons Penanggulangan Bencana
- 06 Jul 2026 10:43 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana dengan memantapkan peran Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana lintas sektor. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat koordinasi dan meningkatkan efektivitas penanganan saat terjadi bencana.
Komitmen itu diwujudkan melalui Sosialisasi Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng di Ruang Rapat BPBD. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Bupati Buleleng Nomor 100.3.3.2/252/HK/2026 tentang Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana.
| Baca juga: Diterjang Angin, Rumah Warga Rata Tanah |
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan TRC melibatkan berbagai unsur lintas sektor, seperti BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), organisasi perangkat daerah, serta instansi terkait lainnya. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi kunci dalam mempercepat respons penanganan bencana.
"Melalui tim ini kita menyatukan seluruh unsur lintas sektor sehingga ketika terjadi bencana, setiap instansi telah memahami tugas, fungsi, serta langkah yang harus dilakukan. Dengan demikian koordinasi menjadi lebih cepat dan penanganan dapat berlangsung lebih optimal," ujarnya.
Suyasa menjelaskan, paradigma penanggulangan bencana kini tidak lagi hanya berfokus pada penanganan saat keadaan darurat. Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko korban maupun kerugian akibat bencana.
"Kita ingin mengubah pola pikir bahwa penanggulangan bencana bukan hanya soal kedaruratan. Yang paling penting adalah kesiapsiagaan. Masyarakat dan seluruh perangkat daerah harus memahami apa yang harus dilakukan sebelum, saat, maupun setelah terjadi bencana," katanya.
BPBD Buleleng juga akan memperkuat jejaring kesiapsiagaan hingga ke tingkat masyarakat melalui edukasi mitigasi bencana. Ke depan, setiap organisasi perangkat daerah diharapkan memiliki personel yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat guna mempercepat mobilisasi dan memperjelas koordinasi saat menghadapi situasi darurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....