Bupati Jembrana Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ungkap Modus Penipuan Bansos
- 02 Jul 2026 07:31 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Jembrana atas respons cepat dalam mengungkap kasus dugaan penipuan berkedok bantuan sosial yang mencatut nama Presiden RI. Menurutnya, tindakan sigap aparat kepolisian menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati usai mengikuti upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Taman Pecangakan, Kabupaten Jembrana, Rabu, 1 Juni 2026.
Apresiasi itu diberikan setelah Bhabinkamtibmas Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, bersama warga berhasil mengamankan seorang pria yang diduga melakukan penipuan dengan mengaku sebagai petugas Dinas Sosial. Pelaku sebelumnya menawarkan bantuan sosial fiktif yang disebut berasal dari Presiden RI Prabowo Subianto.
"Terima kasih kepada Ibu Kapolres Jembrana beserta seluruh jajaran. Kesigapan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat di Desa Pulukan merupakan bukti nyata bahwa Polri hadir untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi seperti inilah yang membuat Jembrana tetap aman dan kondusif," ujar Kembang Hartawan.
Selain mengapresiasi kinerja kepolisian, Bupati juga menilai sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Jembrana selama ini telah menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga tersebut perlu terus diperkuat agar mampu menciptakan situasi yang kondusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Jembrana terbukti mampu menjaga kedamaian serta mendorong kemajuan daerah. Sinergi ini harus terus dipelihara demi kepentingan masyarakat," katanya.
Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga berharap Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, presisi, serta semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.
"Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin sukses, terus menorehkan prestasi, dan selalu menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat," ucapnya.
Sebelumnya, kasus dugaan penipuan tersebut bermula saat seorang pria asal Kabupaten Buleleng mendatangi rumah warga bernama Imam di Desa Pulukan. Kepada korban, pelaku mengaku sebagai petugas Dinas Sosial yang sedang melakukan pendataan penerima bantuan bagi warga kurang mampu.
Pelaku kemudian menjanjikan bantuan sebesar Rp125 juta yang disebut berasal langsung dari Presiden RI. Merasa curiga dengan penjelasan tersebut, Imam meminta istrinya segera melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Pulukan sekaligus menghubungi Bhabinkamtibmas.
Tak lama berselang, Bhabinkamtibmas bersama warga mendatangi lokasi dan langsung mengamankan terduga pelaku untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....