Abrasi Ketapang Lampu Kian Parah, Rumah Warga Rusak dan Ditinggalkan
- 29 Jun 2026 19:58 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Abrasi di kawasan Pantai Ketapang Lampu, Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, semakin mengkhawatirkan. Gelombang laut yang terus mengikis garis pantai menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat hingga akhirnya ditinggalkan penghuninya.
Kini, bangunan yang masih bertahan di bibir pantai dekat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan hanya Kantor Pos Angkatan Laut (Pos AL) Pengambengan. Bangunan tersebut pun telah dilindungi dengan pemasangan beton pemecah ombak untuk mengurangi dampak abrasi.
Kondisi permukiman yang sebelumnya berada cukup jauh dari garis pantai kini berubah drastis. Jarak rumah warga dengan laut semakin dekat. Bahkan, jalan rabat beton yang baru selesai dibangun dengan posisi lebih tinggi dari pantai mulai terancam tergerus abrasi.
Pembina Indonesia Local Resource Initiative (ILRI), M. Sauki, Senin 29 Juni 2026 mengatakan abrasi di pesisir Pengambengan terus menunjukkan perkembangan yang mengkhawatirkan. Dalam kurun sekitar 10 tahun terakhir, hampir satu kilometer daratan pantai dilaporkan hilang akibat tergerus ombak.
"Sepuluh tahun lalu Kantor Pos AL masih jauh dari pantai, begitu juga permukiman warga. Sekarang posisinya sudah sangat dekat. Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian, apalagi jalan di kawasan tersebut baru saja diperbaiki," ujar Sauki.
Di sekitar lokasi abrasi juga terdapat bangunan mercusuar yang menjadi penanda navigasi bagi nelayan di Selat Bali menuju PPN Pengambengan. Sementara itu, PPN Pengambengan yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) akan dikembangkan, termasuk melalui perluasan daratan pelabuhan.
Sauki berharap pengembangan kawasan pelabuhan turut memperhatikan kondisi lingkungan pesisir di sekitarnya. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada reklamasi, sementara di sisi lain daratan yang menjadi permukiman warga justru terus hilang akibat abrasi.
Sebagian besar masyarakat di Desa Pengambengan berprofesi sebagai nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari hasil tangkapan laut. Karena itu, upaya perlindungan kawasan pesisir dinilai penting agar aktivitas dan kehidupan masyarakat tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....