Duta Gong Kebyar Anak Jembrana Tuai Apresiasi di PKB XLVIII
- 22 Jun 2026 22:06 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Denpasar – Penampilan Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana sukses memikat perhatian penonton pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Tampil di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu, 21 Juni 2026 malam, para seniman muda tersebut menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat pesan filosofis dan refleksi sosial.
Penampilan delegasi Jembrana turut disaksikan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Gong Kebyar Anak-Anak Jembrana membawakan tiga sajian utama, yakni Tabuh Kreasi Pepanggulan "Nadi Winengku", Tari Penyambutan "Selat Segara", dan Dolanan "Makepung Papah".
Pertunjukan diawali dengan tabuh kreasi "Nadi Winengku" yang mengangkat konsep penyucian jiwa atau atma kerti. Karya ini menggambarkan bagaimana manusia tetap mampu menerima dinamika perubahan tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur yang dimiliki.
Secara musikal, komposisi tersebut memadukan karakter Gong Kebyar dengan nuansa khas Jegog, kesenian tradisional kebanggaan Jembrana. Ragam permainan kotekan, seslangkitan, hingga oncang-oncangan dirangkai harmonis sehingga menghasilkan energi musikal yang kuat namun tetap menjaga identitas masing-masing unsur seni.
Suasana kemudian berubah menjadi lebih hangat melalui Tari "Selat Segara", sebuah tari penyambutan yang merupakan karya almarhumah I Gusti Ayu Srinatih. Tarian ini merepresentasikan rasa syukur, penghormatan, dan ketulusan dalam menerima kehadiran tamu.
Makna "Selat" sebagai penghubung dan "Segara" sebagai lautan luas diterjemahkan melalui gerak-gerak yang menggambarkan harmoni dan persatuan di tengah keberagaman. Tari tersebut dikembangkan dari unsur tari tradisi Bali seperti Rejang, Pendet, dan Legong yang dipadukan dengan iringan gamelan bernuansa sakral.
Puncak pertunjukan hadir melalui Dolanan "Makepung Papah". Dengan memanfaatkan pelepah kelapa sebagai media permainan, anak-anak Jembrana menampilkan kreativitas yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Di balik suasana riang dan penuh tawa, dolanan tersebut menyampaikan sejumlah pesan sosial yang relevan. Berbagai isu disuarakan secara lugas dari sudut pandang anak-anak, mulai dari semangat meraih prestasi, tantangan mewujudkan cita-cita, persoalan kemacetan, hingga kepedulian terhadap lingkungan akibat meningkatnya volume sampah.
Tak hanya itu, pertunjukan juga menyinggung persoalan kemanusiaan, termasuk penghargaan terhadap profesi guru yang dinilai memiliki peran besar dalam pendidikan generasi muda.
Melalui rangkaian pertunjukan tersebut, Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana berhasil menghadirkan seni pertunjukan yang tidak hanya menampilkan keindahan estetika, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan penyampaian nilai-nilai kehidupan kepada masyarakat.
Penampilan para seniman cilik itu pun mendapat sambutan meriah dari penonton yang memenuhi Panggung Ardha Candra sepanjang pementasan berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....