Pemkab Buleleng Perkuat Gerakan Bersih Sungai Cegah Banjir

  • 20 Jun 2026 08:42 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menggencarkan aksi pembersihan lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” tersebut menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (ASRI) yang dilaksanakan di sejumlah titik wilayah sungai di Kabupaten Buleleng.

Salah satu lokasi pelaksanaan aksi bersih lingkungan dipusatkan di kawasan Sungai Buitan, Kelurahan Banjar Bali, Jumat 19 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, serta masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Aksi bersih sungai tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan sungai sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Sekda Gede Suyasa menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

“Menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi budaya bersama. Jangan sampai sungai menjadi tempat pembuangan sampah karena dampaknya akan kembali dirasakan masyarakat sendiri. Selain menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, kebersihan sungai juga sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir, khususnya pada aliran sungai-sungai besar di Kabupaten Buleleng,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan iklim yang saat ini terjadi di berbagai daerah membutuhkan langkah nyata dari seluruh pihak. Upaya sederhana seperti menjaga kebersihan sungai dan mengelola sampah dengan baik dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim, katanya.

Menurut Gede Suyasa, kesadaran kolektif masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya menjaga kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai semakin meningkat. Semangat gotong royong yang terbangun melalui aksi bersama ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim di Kabupaten Buleleng.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....