Pasar Adat Pergung jadi Tujuan Libur Libur Galungan

  • 18 Jun 2026 12:31 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Libur Hari Raya Galungan dimanfaatkan banyak warga untuk berkunjung ke Pasar Adat Pergung di Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Pasar musiman yang hanya muncul saat momentum Galungan dan Kuningan itu kembali dipadati pengunjung hingga menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk berbelanja sekaligus berekreasi.

Pasar yang dikenal dengan sebutan "Mall TC" (Tegalcangkring) tersebut telah eksis sejak puluhan tahun lalu. Selain menawarkan beragam kebutuhan masyarakat, suasana pasar yang khas menjadikannya daya tarik tersendiri bagi warga dari berbagai wilayah di Jembrana maupun daerah sekitar.

Ketua Panitia Pasar Adat Pergung, I Gusti Ngurah Budana, mengatakan tingginya jumlah pengunjung selama perayaan Galungan turut memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat setempat. Tidak hanya pedagang yang merasakan peningkatan pendapatan, warga yang memiliki lahan kosong juga memperoleh manfaat dengan membuka jasa parkir kendaraan.

Menurutnya, terdapat sembilan kantong parkir utama yang dikelola warga di sekitar area pasar. Lokasinya tersebar di sisi utara dan selatan pasar, bahkan meluas hingga wilayah Desa Pohsanten dan Kelurahan Tegalcangkring.

"Pasar ini selalu menjadi tujuan masyarakat saat Galungan. Ramainya pengunjung juga memberikan peluang ekonomi bagi warga, terutama melalui jasa parkir yang dikelola secara mandiri," ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.

Budana menjelaskan, pendapatan yang diperoleh dari jasa parkir cukup signifikan. Selama penyelenggaraan pasar Galungan dan Kuningan, satu keluarga dapat memperoleh pemasukan hingga jutaan rupiah, tergantung kapasitas lahan parkir yang dimiliki.

Selain memberikan manfaat ekonomi, pemanfaatan pekarangan rumah sebagai area parkir juga membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sepanjang jalur nasional Denpasar-Gilimanuk yang melintasi kawasan pasar.

Ia berharap tradisi Pasar Adat Pergung dapat terus dilestarikan karena terbukti menjadi penggerak ekonomi masyarakat setiap musim Galungan dan Kuningan. Dukungan dari pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai penting agar pasar rakyat tersebut tetap berlangsung tertib dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Keberadaan Pasar Adat Pergung tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga bagian dari tradisi yang selalu dinantikan masyarakat Jembrana saat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....