Undiksha Tanam 2.000 Pohon, Jaga Sumber Mata Air di Kintamani
- 09 Jun 2026 18:41 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Bangli – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan konservasi sumber mata air di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Undiksha menanam 2.000 bibit pohon di sejumlah kawasan strategis daerah tangkapan air, Sabtu 6 Juni 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Pemberdayaan Berbasis Kewilayahan Tahun 2026 yang melibatkan sekitar 120 peserta dari unsur pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, organisasi kepemudaan, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.
Penanaman pohon dipusatkan di kawasan Pura Taman, Pura Bunsana, Kayehan Lami, serta sejumlah lahan pertanian masyarakat di Desa Belantih yang selama ini menjadi daerah penting bagi keberlangsungan sumber mata air.
Ketua pelaksana kegiatan, Prof. Dr. I Wayan Mudana, M.Si., mengatakan konservasi kawasan hulu menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan air dan keseimbangan lingkungan dalam jangka panjang.
“Penanaman pohon ini merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan sumber mata air dan ketahanan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan hulu memiliki fungsi vital sebagai penyedia air untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, kegiatan keagamaan, hingga menjaga keseimbangan ekosistem. Karena itu, upaya pelestarian harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.
Ia menambahkan, melalui program pengabdian kepada masyarakat, Undiksha terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat.
Program tersebut mendapat dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Selain itu, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Unda Anyar turut memberikan bantuan bibit tanaman untuk mendukung kegiatan konservasi.
Kepala Desa Belantih, I Nengah Wardana, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sumber mata air di Desa Belantih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat serta mendukung sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.
“Kegiatan ini memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kawasan sumber mata air sebagai aset penting yang harus diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, yang mewakili Wakil Bupati Bangli, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam di tengah tantangan perubahan iklim.
“Kegiatan ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Bangli dalam menjaga kawasan hulu dan melestarikan sumber mata air. Kami berharap gerakan ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak masyarakat,” ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Undiksha tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga sumber daya alam sebagai fondasi kehidupan dan pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....