Pancasila Harus Menjadi Pedoman Bermedia Sosial bagi Generasi Muda

  • 09 Jun 2026 18:39 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai pedoman generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan penggunaan media sosial di era digital. Di tengah derasnya arus informasi dan kemudahan akses teknologi, pemahaman terhadap etika, tanggung jawab, serta semangat persatuan menjadi hal yang semakin penting untuk ditanamkan kepada pelajar.

Hal tersebut mengemuka dalam talkshow bertajuk Bijak Bermedia Sosial dalam Menjaga Persatuan yang menghadirkan Kepala SMA Negeri 3 Singaraja (Smantiara), Dr. I Putu Eka Wilantara, S.Pd., M.Pd., Pemuda Pelopor Buleleng I Gede Sakha Ari Wibawa, serta Ketua OSIS Smantiara Ni Putu Emi Novayani.

Dalam diskusi tersebut, peserta diajak memahami bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga ruang yang dapat memengaruhi cara berpikir, berinteraksi, dan membangun hubungan sosial di masyarakat.

Kepala SMA Negeri 3 Singaraja, Dr. I Putu Eka Wilantara, menjelaskan bahwa generasi muda saat ini tumbuh di lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi digital. Karena itu, pendidikan mengenai penggunaan media sosial yang sehat perlu terus dilakukan.

“Anak-anak sekarang hidup dalam era digital. Kita tidak bisa memisahkan mereka dari media sosial, tetapi yang bisa kita lakukan adalah mengarahkan mereka agar mampu menggunakannya secara bijak,” ujarnya.

Menurutnya, media sosial memiliki dampak positif dan negatif yang harus dipahami secara seimbang. Di satu sisi, platform digital dapat menjadi sarana belajar, memperluas jaringan pertemanan, dan berbagi informasi. Namun di sisi lain, media sosial juga berpotensi memunculkan konflik, penyebaran informasi yang tidak benar, hingga perpecahan apabila tidak digunakan dengan bijaksana.

Ia mengingatkan para siswa untuk selalu berpikir sebelum mengunggah maupun membagikan suatu informasi. Jejak digital yang ditinggalkan saat ini dapat memberikan dampak terhadap kehidupan seseorang di masa mendatang.

“Jangan lupa bahwa apa yang dilakukan hari ini tidak hanya berdampak saat ini saja, tetapi bisa berpengaruh lima tahun bahkan sepuluh tahun ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Eka Wilantara menilai nilai persatuan dalam Pancasila dapat diterapkan secara nyata di ruang digital. Media sosial dapat dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat melakukan kegiatan positif, mempererat hubungan sosial, serta membangun kolaborasi antargenerasi.

Ia mencontohkan bagaimana media sosial dapat digunakan untuk mengorganisasi kegiatan sosial, olahraga, maupun aksi kepedulian lingkungan yang melibatkan banyak pihak dalam waktu singkat.

“Media sosial bisa menjadi alat yang sangat kuat untuk mempererat persatuan. Tinggal bagaimana kita menggunakannya untuk mengajak orang melakukan hal-hal positif, bukan justru memecah belah,” ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Selain memiliki kemampuan digital yang baik, generasi muda juga diharapkan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam berinteraksi di dunia maya maupun kehidupan sehari-hari.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....