Pemkab Jembrana Salurkan Santunan Pemulangan Jenazah PMI dari Jepang

  • 08 Jun 2026 07:41 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Pemerintah Kabupaten Jembrana menunjukkan kepeduliannya terhadap pekerja migran asal daerah yang mengalami musibah di luar negeri. Selain memfasilitasi proses pemulangan jenazah, Pemkab Jembrana juga menyalurkan bantuan santunan kepada keluarga almarhum I Kadek Mas Heriadi, PMI asal Jembrana yang meninggal dunia saat bekerja di Jepang.

Santunan senilai Rp12.209.000 yang berasal dari donasi sukarela Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana diserahkan kepada keluarga almarhum di kediamannya di Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Sabtu, 6 Juni 2026 malam.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerprin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, yang hadir mewakili Bupati Jembrana.

Diketahui, I Kadek Mas Heriadi (34) meninggal dunia di Ibaraki, Jepang, pada 24 Mei 2026 setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan. Kabar duka tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah yang kemudian bergerak cepat memberikan pendampingan kepada keluarga.

Kadek Mirah mengatakan, santunan yang diberikan merupakan hasil penggalangan dana secara sukarela dari para ASN sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama warga Jembrana yang sedang tertimpa musibah.

“Bupati dan Wakil Bupati Jembrana memberikan perhatian besar terhadap PMI asal Jembrana yang mengalami musibah di luar negeri. Bantuan ini merupakan wujud empati dan kebersamaan dari ASN untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Tidak hanya memberikan bantuan finansial, Pemkab Jembrana juga mengoordinasikan berbagai langkah untuk memperlancar proses pemulangan jenazah dari Jepang. Dinas Nakerprin berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, serta komunitas warga Jembrana yang berada di Jepang.

Pemerintah daerah turut menyediakan dukungan transportasi di dalam negeri, mulai dari ambulans rumah sakit daerah, bantuan bahan bakar, hingga kendaraan operasional bagi keluarga untuk penjemputan jenazah di bandara.

Menurut Kadek Mirah, keberhasilan proses pemulangan jenazah tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat sejak awal hingga jenazah tiba di rumah duka.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jembrana, kami menyampaikan terima kasih kepada BP3MI, KBRI Tokyo, jajaran ASN, masyarakat Jembrana, serta Paguyuban Semeton Jembrana di Ibaraki yang telah membantu dan mengawal seluruh proses pemulangan almarhum,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada pengurus Paguyuban Semeton Jembrana di Jepang yang secara aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, termasuk berkoordinasi langsung dengan Bupati Jembrana selama proses pemulangan jenazah berlangsung.

Melalui langkah cepat tersebut, Pemkab Jembrana berharap keluarga yang ditinggalkan dapat memperoleh dukungan dan pendampingan yang dibutuhkan di tengah duka yang dialami.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....