Pengelolaan Sampah dari Hulu Jadi Sorotan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
- 07 Jun 2026 10:56 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian utama dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar di kawasan Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng, Sabtu, 6 Juni.
Selain menjadi ajang refleksi terhadap kondisi lingkungan global, kegiatan yang mengusung tema "Let's Act Now for Climate: Saatnya Bekerja untuk Iklim" juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.
Danau Tamblingan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan kawasan hulu yang berperan penting sebagai daerah tangkapan air dan penyangga ekosistem bagi wilayah sekitarnya. Kelestarian kawasan ini dinilai sangat bergantung pada kondisi lingkungan dari hulu hingga hilir.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyoroti masih adanya kebiasaan pengelolaan sampah yang belum ramah lingkungan. Menurutnya, pola lama dalam penanganan sampah perlu ditinggalkan dan digantikan dengan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.
Ia mengajak masyarakat untuk mulai melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik dari tingkat rumah tangga sebagai langkah sederhana namun berdampak besar terhadap lingkungan.
"Kita harus mulai mengubah kebiasaan. Sampah tidak bisa lagi hanya dikumpulkan, diangkut, lalu dibuang. Pemilahan sejak dari rumah menjadi langkah penting untuk mengurangi beban lingkungan dan menjaga ekosistem yang kita miliki," katanya.
Menurutnya, kerusakan lingkungan tidak hanya dipicu oleh persoalan besar seperti perubahan iklim, tetapi juga oleh aktivitas sehari-hari yang kurang memperhatikan dampaknya terhadap alam.
Kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Danau Tamblingan turut melibatkan berbagai komunitas dan kelompok masyarakat yang selama ini aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga alam memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan.
Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk tidak hanya memperingati Hari Lingkungan Hidup secara seremonial, tetapi juga menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam pengurangan dan pengelolaan sampah yang menjadi salah satu tantangan terbesar di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....