Pelatihan SIBAT PMI Buleleng Cetak Relawan Siaga Bencana

  • 06 Jun 2026 21:55 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng membentuk relawan siaga bencana di tingkat desa melalui Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) di Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar. Kegiatan yang berlangsung pada 3-6 Juni 2026 itu diikuti 31 peserta dari berbagai unsur masyarakat setempat.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Para peserta dipersiapkan menjadi relawan yang mampu melakukan mitigasi dan memberikan penanganan awal sebelum bantuan lanjutan tiba.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi kepalangmerahan, manajemen dan pengurangan risiko bencana, serta keterampilan pertolongan pertama. Bekal tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mempercepat respons saat terjadi keadaan darurat.

Sekretaris PMI Kabupaten Buleleng, Dr. Gd Sandiasa, S.Sos., M.Si., saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya keberadaan relawan di tingkat desa dalam menghadapi ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Tim SIBAT diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam melakukan penilaian risiko, pencegahan, serta respons cepat sebelum bantuan lanjutan tiba. Kehadiran relawan yang berasal dari masyarakat sendiri menjadi kekuatan penting dalam membangun kesiapsiagaan bencana di desa," ujarnya.

Kabupaten Buleleng yang memiliki kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi dinilai membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya mitigasi. Karena itu, keberadaan tim SIBAT diharapkan dapat memperkuat kemampuan desa dalam menghadapi berbagai potensi ancaman.

Pelatihan tersebut secara resmi ditutup pada 6 Juni 2026 oleh Bendahara PMI Kabupaten Buleleng, Dra. I Gst Rai Sudarningsih. Pada kesempatan yang sama, Sumi Adnyana terpilih sebagai Ketua SIBAT Desa Tirtasari untuk memimpin para relawan yang telah mengikuti pelatihan.

"Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bekal bagi para relawan untuk terus hadir dan berperan aktif dalam membantu masyarakat ketika menghadapi situasi kebencanaan," ucapnya.

Melalui pembentukan tim SIBAT Desa Tirtasari, PMI Kabupaten Buleleng berharap budaya kesiapsiagaan bencana semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran relawan di tingkat desa juga diharapkan dapat mempercepat penanganan awal sehingga dampak bencana dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....