Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jembrana Adakan Lomba TPTKP
- 06 Jun 2026 17:50 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Jembrana menggelar Lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) yang melibatkan personel dari seluruh Polsek jajaran. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Auditorium Pemkab Jembrana, Jumat, 5 Juni 2026, sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan keterampilan personel dalam penanganan awal di lokasi kejadian.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, didampingi Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta. Hadir pula Kasat Reskrim AKP I Gede Alit Darmana, Ketua Panitia IPTU I Ketut Astawa, dewan juri, serta tim peserta dari masing-masing Polsek.
Rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan, dilanjutkan sambutan panitia dan pengundian skenario yang akan diperagakan peserta. Setiap tim yang beranggotakan tujuh personel dituntut menampilkan kemampuan terbaik dalam menangani berbagai simulasi kasus sesuai prosedur dan standar operasional kepolisian.
Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan waktu antara 30 hingga 60 menit untuk menyelesaikan seluruh tahapan TPTKP. Mulai dari pengamanan lokasi kejadian, pengumpulan data dan barang bukti, hingga proses dokumentasi serta penyusunan laporan awal.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi personel dalam mendukung tugas kepolisian di lapangan.
“Melalui lomba TPTKP ini, kami ingin meningkatkan kompetensi, ketelitian, dan profesionalisme personel dalam menangani setiap kejadian di lapangan. Kemampuan melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara sangat penting untuk mendukung proses penegakan hukum yang presisi, akuntabel, dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas penanganan awal di lokasi kejadian memiliki peran penting dalam mendukung proses penyelidikan dan penyidikan, sehingga kemampuan tersebut perlu terus diasah melalui latihan maupun kompetisi yang bersifat edukatif.
Sementara itu, Ketua Panitia IPTU I Ketut Astawa menjelaskan bahwa setiap penampilan peserta akan mendapatkan evaluasi dari dewan juri. Penilaian tersebut menjadi bahan pembelajaran agar kemampuan personel di tingkat Polsek semakin optimal.
“Lomba ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pembelajaran bagi seluruh personel. Harapannya, kemampuan TPTKP di setiap Polsek semakin meningkat sehingga dapat mendukung tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Adapun materi yang diperlombakan mencakup simulasi penanganan kasus gantung diri yang diperagakan Polsek Pekutatan dan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Selain itu, terdapat simulasi kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dimainkan Polsek Melaya dan Polsek Mendoyo, serta simulasi kecelakaan lalu lintas oleh Polsek Negara dan Polsek Jembrana.
Melalui kegiatan ini, Polres Jembrana berharap kemampuan teknis dan kesiapsiagaan personel semakin meningkat. Lomba TPTKP pun menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia guna menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....