Pemkab Jembrana Matangkan Persiapan Uji Coba Aplikasi Perlinsos

  • 04 Jun 2026 14:22 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memantapkan kesiapan menjelang pelaksanaan uji coba aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Pendaftaran Pengusulan Bantuan Sosial yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Jembrana, Rabu, 3 Juni 2026.

Rapat tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Kepala Bappeda Jembrana, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Kepala Bidang Sosial Dinas Kesehatan dan Sosial Kabupaten Jembrana.

Dalam pertemuan itu, peserta rapat membahas berbagai aspek teknis guna memastikan pelaksanaan simulasi aplikasi berjalan lancar. Koordinasi antarlembaga, kesiapan sarana pendukung, hingga pembagian tugas masing-masing instansi menjadi fokus pembahasan.

Salah satu poin yang mengemuka adalah adanya pembatasan kuota peserta dari pemerintah pusat. Pada tahap awal, kegiatan uji coba hanya akan melibatkan 150 orang agen percontohan atau piloting yang telah ditetapkan sebagai peserta.

Selain kuota peserta, rapat juga menyepakati lokasi pelaksanaan kegiatan yang akan dipusatkan di Desa Batuagung dan Kelurahan Dauhwaru. Kelurahan Dauhwaru dipilih karena memiliki jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang cukup banyak sehingga dinilai mampu memenuhi kebutuhan peserta sesuai target yang ditentukan.

Evaluasi terhadap hasil koordinasi sebelumnya turut menjadi bagian penting dalam rapat. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain masih adanya calon peserta yang tidak dapat mengikuti kegiatan karena perangkat telepon genggam yang digunakan belum memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan oleh aplikasi Perlinsos.

Untuk menghindari tumpang tindih pelaksanaan, masing-masing perangkat daerah diberikan peran yang jelas. Bappeda bertugas mengoordinasikan aspek perencanaan dan pengendalian program, sedangkan Dinas Sosial berperan sebagai pelaksana teknis yang menangani operasional kegiatan serta sosialisasi kepada masyarakat.

Peserta rapat juga menegaskan bahwa agenda yang akan dilaksanakan masih berupa tahap uji coba dan belum memasuki fase peluncuran resmi. Melalui simulasi tersebut, para agen yang berasal dari Desa Batuagung, Kelurahan Dauhwaru, serta unsur PNS dan PPPK diharapkan dapat memahami mekanisme penggunaan sistem sebelum diterapkan secara lebih luas.

Dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran serta sasaran program yang difokuskan bagi masyarakat kurang mampu, persiapan kegiatan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan utama seperti kesiapan lokasi, perangkat pendukung, dan kelancaran teknis selama pelaksanaan berlangsung.

Rapat koordinasi ditutup dengan sejumlah tindak lanjut, di antaranya percepatan penyusunan surat undangan resmi, penegasan tugas masing-masing instansi, serta memastikan kapasitas lokasi kegiatan memadai untuk menampung seluruh peserta yang akan mengikuti uji coba aplikasi Perlinsos.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....