Perahu Terbalik di Perairan Sanggalangit, Enam Pemancing Selamat

  • 04 Jun 2026 09:41 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Enam orang pemancing berhasil diselamatkan tim SAR gabungan setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik di Perairan Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Rabu, 3 Juni 2026. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terombang-ambing di laut dan dievakuasi pada Kamis dini hari.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 23.15 Wita dari petugas KSOP Celukan Bawang. Berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan laut terjadi sekitar pukul 22.49 Wita saat para korban sedang melakukan aktivitas memancing di perairan sekitar Sanggalangit. Sebelumnya mereka berangkat melaut sekitar pukul 18.00 Wita menggunakan sebuah perahu untuk memancing.

Beberapa jam setelah berada di laut, perahu yang mereka gunakan dilaporkan terbalik. Kondisi tersebut menyebabkan seluruh penumpang berada dalam situasi darurat di tengah perairan dan membutuhkan pertolongan secepatnya. Laporan yang masuk kemudian langsung ditindaklanjuti oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dengan mengerahkan tim menuju lokasi kejadian.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi adanya kecelakaan laut tersebut. Tim SAR gabungan segera melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan korban. “Setelah menerima laporan, kami langsung melaksanakan persiapan dan sekitar pukul 23.30 Wita tim berangkat dari Celukan Bawang menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Buleleng untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ujarnya.

Sebanyak enam personel Pos SAR Buleleng diterjunkan dalam operasi tersebut. Upaya pencarian berlangsung dalam kondisi malam hari dengan mengandalkan koordinasi antarunsur SAR yang terlibat. Berkat respons cepat dan informasi lokasi yang akurat, tim berhasil menemukan seluruh korban kurang dari dua jam setelah operasi dimulai.

Pada pukul 00.58 Wita, keenam korban ditemukan di koordinat 8°09'12.4" LS dan 114°46'03.2" BT dalam keadaan selamat. Tim kemudian melakukan proses evakuasi dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan sebelum dibawa menuju Pelabuhan Celukan Bawang. “Syukur seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Setelah ditemukan, tim langsung melaksanakan evakuasi dan membawa mereka kembali ke Pelabuhan Celukan Bawang dengan aman,” katanya.

Adapun enam korban yang berhasil diselamatkan masing-masing Hamdan (50) asal Yeh Biu, Singaraja, Herry Noval Putra (28) asal Singaraja, Basirun (40) asal Candi Kuning, Amirul Umara (29) asal Singaraja, Haris Maulana (36) asal Singaraja, serta Amir Sarifudin (43) asal Singaraja. Seluruh korban dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos SAR Buleleng, Pos TNI AL Celukan Bawang, Pos Polairud Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, Polsek Celukan Bawang, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Sinergi dan koordinasi yang baik antarinstansi menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan tersebut. “Keberhasilan penyelamatan ini menunjukkan pentingnya kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kondisi darurat di wilayah perairan sehingga korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dengan selamat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....