Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Refleksi Penguatan Nilai Kebangsaan
- 01 Jun 2026 23:09 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Hari Lahir Pancasila
- Jadi Momentum Refleksi
- Penguatan Nilai Kebangsaan
RRI.CO.ID, Singaraja – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Buleleng dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat kembali nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara peringatan yang digelar di Ruang Terbuka Hijau Taman I Gusti Ngurah Rai, Singaraja, Senin 1 Juni, mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman sekaligus memperkuat karakter bangsa di era yang terus berubah.
Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang dibacakan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan ajakan bagi seluruh masyarakat untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan.
Pancasila dinilai tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi digital, arus informasi yang begitu cepat, hingga berbagai perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama menjadi fondasi penting untuk menjaga keutuhan bangsa.
Melalui peringatan ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, dunia kerja, maupun kehidupan bermasyarakat.
“Peringatan ini mengajak kita meneguhkan kembali komitmen kebangsaan. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan kekuatan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Gede Supriatna saat membacakan amanat Kepala BPIP.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Buleleng turut dihadiri Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan Syah, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng Dicky Darmawan, Sekretaris Daerah Gede Suyasa, pimpinan perangkat daerah, camat, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Melalui momentum ini, masyarakat diingatkan bahwa menjaga persatuan dan menghargai keberagaman bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tugas bersama seluruh warga negara agar cita-cita Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera dapat terus terwujud.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....